Panduan Bagi Penonton: Barang Terlarang di Formula E Jakarta 2025
Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) Ancol bersiap menyambut gelaran balap mobil listrik Formula E Jakarta pada Sabtu, 21 Juni 2025. Bagi para penggemar yang telah membeli tiket dan berencana menyaksikan langsung aksi para pembalap di lintasan, ada beberapa peraturan penting yang perlu diperhatikan, terutama terkait daftar barang-barang yang dilarang dibawa masuk ke area sirkuit.
Panitia penyelenggara telah menetapkan daftar panjang barang-barang yang tidak diizinkan masuk demi keamanan dan kenyamanan seluruh penonton. Daftar ini mencakup berbagai kategori, mulai dari benda-benda berbahaya hingga peralatan yang dapat mengganggu jalannya acara. Pastikan Anda memeriksa dengan seksama daftar ini sebelum berangkat menuju JIEC Ancol untuk menghindari masalah di pintu masuk.
Berikut adalah daftar lengkap barang-barang yang dilarang dibawa ke area Formula E Jakarta 2025:
-
Senjata dan Bahan Berbahaya:
- Senjata tajam (pisau, pedang, dll.)
- Replika senjata api
- Senjata api
- Kembang api
- Suar
- Petasan
- Bahan peledak
- Bahan kimia berbahaya
- Perangkat pembakar (obor, korek api besar, dll.)
-
Zat Ilegal dan Alkohol:
- Obat-obatan terlarang
- Minuman beralkohol
-
Peralatan dan Perlengkapan:
- Tenda
- Benda-benda besar (koper besar, barang yang melebihi kapasitas X-Ray)
- Rantai
- Benda besar dan spanduk yang dapat menghalangi pandangan penonton lain
- Tongkat selfie
- Peralatan fotografi profesional (GoPro, kamera profesional dengan lensa panjang, iPad, tablet)
- Drone
-
Kendaraan dan Perlengkapan Transportasi Pribadi:
- Sepeda
- Sepeda motor
- Sepatu roda
- Helm motor dengan kaca pelindung
-
Lain-lain:
- Hewan peliharaan
- Laser
Dengan mematuhi peraturan ini, diharapkan seluruh penonton dapat menikmati gelaran Formula E Jakarta 2025 dengan aman dan nyaman. Perlu diingat bahwa Formula E Jakarta tahun ini hanya akan digelar satu kali, berbeda dengan edisi sebelumnya yang menggunakan format double header. Selain itu, tahun 2025 ini menandai tahun terakhir Jakarta menjadi tuan rumah ajang balap mobil listrik bergengsi ini sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati.