Coach Justin Tempuh Jalur Hukum, Laporkan Puluhan Akun Medsos Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
Pengamat sepak bola terkemuka, Justinus Lhaksana, atau yang lebih dikenal dengan sapaan Coach Justin, telah mengambil langkah tegas dengan melaporkan sejumlah akun media sosial ke pihak berwajib. Tindakan ini diambil sebagai respons atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah yang dialaminya. Laporan tersebut telah diterima dan teregistrasi di Polda Metro Jaya sejak 14 April 2025, dengan nomor LP/B/2442/IV/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA PERKARA.
Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Kabid Humas Polda Metro Jaya, mengonfirmasi adanya laporan tersebut. Menurutnya, sejumlah akun dari berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, X, dan TikTok, diduga telah menyebarkan konten yang mencemarkan nama baik dan memfitnah Coach Justin. Konten-konten tersebut menjadi dasar pelaporan yang diajukan.
Coach Justin sendiri menegaskan bahwa dirinya tidak pernah membuat pernyataan atau video yang sesuai dengan konten yang beredar di media sosial. Merasa dirugikan dan nama baiknya tercemar, ia memutuskan untuk melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya agar dapat dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.
Dalam proses pelaporan, Coach Justin menyerahkan sejumlah barang bukti kepada pihak kepolisian, termasuk:
- Satu lembar dokumen cetak yang berisi tangkapan layar unggahan dari beberapa platform media sosial.
- Satu buah flashdisk USB yang berisi salinan tautan (URL) unggahan-unggahan tersebut.
Laporan yang diajukan oleh Coach Justin didasarkan pada dugaan pelanggaran terhadap Pasal 45 Ayat (6) juncto Pasal 27A dan/atau Pasal 51 juncto Pasal 35 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Coach Justin menjelaskan bahwa laporan ini berkaitan dengan sejumlah akun media sosial yang mengatasnamakan dirinya dan menyebarkan pernyataan yang seolah-olah mengkritik Timnas Indonesia U-17 di bawah asuhan Nova Arianto. Padahal, ia dengan tegas menyatakan bahwa dirinya tidak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut.
"Statement yang saya tidak pernah keluarkan. Laporan ini sudah saya lakukan 15 April," ungkap Coach Justin.
Proses hukum atas laporan ini sedang berjalan. Coach Justin telah memberikan keterangan kepada penyidik Polda Metro Jaya, dan dalam waktu dekat, saksi-saksi juga akan dimintai keterangan.
Coach Justin menduga bahwa penyebaran opini yang mencemarkan nama baiknya ini dilakukan secara terstruktur dan sistematis. Ia mencurigai adanya pihak-pihak tertentu yang menunggangi isu ini untuk kepentingan pribadi atau kelompok.
"Sehingga netizen merespons dengan negatif terhadap saya. Narasinya sama semua. Jadi, ini bukan tindakan yang spontan, lebih ada yang setir. Sekarang karena jumlahnya masif, makanya ini sudah enggak normal, 20 atau 30 akun," pungkasnya.