Bupati dan Wakil Bupati Buleleng Siap Ikuti Retret Kepemimpinan Nasional Gelombang Kedua

Pemerintah Kabupaten Buleleng menegaskan komitmennya untuk berpartisipasi aktif dalam program peningkatan kapasitas kepala daerah yang diinisiasi oleh Pemerintah Pusat. Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, bersama Wakil Bupati, Gede Supriatna, telah mengkonfirmasi keikutsertaan mereka dalam retret kepemimpinan gelombang kedua yang akan diselenggarakan di Jatinangor, Jawa Barat.

Sutjidra menyatakan bahwa persiapan telah dilakukan secara matang untuk memastikan partisipasi yang optimal dalam kegiatan tersebut. Persiapan ini mencakup aspek fisik, kesehatan, serta logistik yang diperlukan selama retret. Lebih lanjut, Sutjidra menekankan pentingnya retret ini sebagai wadah untuk memperkuat komitmen dan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Ia juga menyampaikan bahwa fokus utama saat ini adalah bekerja secara efektif dan mendukung implementasi program-program prioritas nasional.

Keikutsertaan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng dalam retret gelombang kedua ini merupakan tindak lanjut dari penundaan partisipasi pada gelombang pertama. Penundaan tersebut dilakukan atas dasar arahan dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang kemudian diikuti oleh seluruh kepala daerah di Bali, kecuali Kabupaten Karangasem. Kini, dengan jadwal yang telah disesuaikan, Sutjidra dan Supriatna siap untuk berangkat pada Minggu, 22 Juni 2025, setelah menghadiri pembukaan festival PKB (Pesta Kesenian Bali).

Wakil Bupati Supriatna menambahkan bahwa persiapan telah rampung dan mereka akan mengambil penerbangan pertama pada hari Minggu untuk menuju lokasi retret. Retret kepemimpinan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dan strategi yang efektif untuk meningkatkan kinerja pemerintahan daerah dalam melayani masyarakat Buleleng. Partisipasi aktif dari para pemimpin daerah dalam program-program peningkatan kapasitas seperti ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Retret ini menjadi momentum penting bagi para kepala daerah untuk berkolaborasi, berbagi pengalaman, dan menyelaraskan visi pembangunan daerah dengan program-program nasional. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, diharapkan retret ini dapat menghasilkan terobosan-terobosan baru yang bermanfaat bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Sutjidra juga menyinggung mengenai pentingnya kesiapan dalam menghadapi tantangan-tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Ia berharap retret ini dapat memberikan bekal yang cukup bagi dirinya dan Wakil Bupati untuk mengambil keputusan yang tepat dan strategis dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Buleleng.

Dengan demikian, keikutsertaan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng dalam retret kepemimpinan gelombang kedua ini mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan. Hal ini sejalan dengan visi untuk mewujudkan Buleleng yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.