Kondisi Terminal Tanjung Priok: Ruang Tunggu Penumpang Kumuh dan Kekurangan Fasilitas

Kondisi ruang tunggu penumpang di Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, memprihatinkan dan memerlukan perhatian serius dari pihak terkait.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa fasilitas yang tersedia tidak memadai dan kebersihan ruangan sangat kurang terjaga. Terminal yang memiliki dua lantai ruang tunggu ini, memperlihatkan kondisi yang kontras antara lantai bawah dan lantai atas.

Di lantai bawah, area tunggu semi-outdoor hanya menyediakan 38 bangku. Sayangnya, banyak bangku yang digunakan sebagai tempat tidur oleh tunawisma, sehingga penumpang yang ingin menggunakan fasilitas tersebut kesulitan mendapatkan tempat duduk dan terpaksa menunggu di trotoar. Meskipun demikian, lantai bawah relatif lebih bersih dari sampah dibandingkan dengan lantai atas, walaupun tetap terlihat kotor, terutama saat musim hujan.

Kondisi yang lebih memprihatinkan terlihat di lantai dua. Akses menuju lantai ini melalui tangga yang terdiri dari 23 anak tangga, namun tangga tersebut dipenuhi sampah seperti puntung rokok, kemasan minuman bekas, plastik, dan sisa makanan. Setibanya di lantai atas, penumpang akan disambut dengan rolling door yang rusak dan lapuk, yang menurut pengakuan salah seorang petugas PO bus, sudah berlangsung selama satu hingga dua tahun terakhir. Kerusakan ini menyebabkan ruang tunggu di lantai dua tidak dapat ditutup pada malam hari, sehingga meningkatkan risiko keamanan dan kebersihan.

Lantai di ruang tunggu lantai dua juga terlihat sangat kotor dan dipenuhi abu rokok. Kaca-kaca di ruangan tersebut dilapisi debu tebal, menunjukkan kurangnya perawatan dan pembersihan rutin. Selain itu, jumlah tempat duduk di lantai dua sangat terbatas, hanya tersedia sekitar 30 bangku besi. Jumlah ini seringkali tidak mencukupi, terutama pada saat musim liburan panjang seperti Lebaran dan Natal, sehingga banyak penumpang terpaksa duduk di lantai.

Bahkan, sebagian dari bangku yang tersedia sudah rusak dan tidak dapat digunakan lagi. Hampir seluruh bangku berkarat akibat cat yang terkelupas. Kondisi ini tentu saja mengurangi kenyamanan dan keamanan penumpang yang menggunakan fasilitas tersebut.

Kondisi memprihatinkan ruang tunggu Terminal Tanjung Priok ini memerlukan tindakan segera dari pihak terkait untuk meningkatkan kebersihan, memperbaiki fasilitas yang rusak, dan menambah jumlah tempat duduk. Dengan demikian, Terminal Tanjung Priok dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan nyaman bagi para penumpangnya.