Thomas Frank Bidik Era Kejayaan Tottenham Usai Suksesor Postecoglou
Tottenham Hotspur resmi menunjuk Thomas Frank sebagai manajer anyar, menggantikan Ange Postecoglou yang secara mengejutkan dipecat meskipun berhasil mengantarkan klub meraih gelar Liga Europa musim lalu. Frank, juru taktik asal Denmark yang sebelumnya menukangi Brentford, kini mengemban misi berat untuk meneruskan momentum positif dan membawa Spurs menuju era kejayaan yang lebih tinggi.
Keputusan Tottenham untuk berpisah dengan Postecoglou didasari oleh performa tim yang kurang memuaskan di Premier League. Meskipun menjuarai Liga Europa, posisi Spurs di klasemen akhir liga hanya satu tingkat di atas zona degradasi, membuat Chairman Daniel Levy merasa perlu adanya perubahan di kursi kepelatihan.
Levy memiliki ambisi besar untuk Tottenham, tidak hanya sekadar meraih trofi Liga Europa, tetapi juga bersaing di level tertinggi, termasuk menjuarai Liga Inggris dan Liga Champions. Ambisi ini sejalan dengan visi Thomas Frank, yang bertekad untuk membangun tim yang mampu bersaing secara konsisten di papan atas.
Dalam pernyataan perdananya sebagai manajer Spurs, Frank menyampaikan rasa hormatnya kepada Postecoglou atas fondasi yang telah dibangun.
"Selamat kepada klub, tim, selamat kepada Ange. Ia akan selamanya menjadi legenda di Tottenham," ujar Frank.
Frank menyadari pentingnya untuk melanjutkan apa yang telah dirintis oleh pendahulunya.
"Sangat penting untuk memahami bahwa kita semua berdiri di fondasi yang telah dibangun Ange, jadi saya akan melanjutkannya. Saya sangat rendah hati soal hal itu dan saya akan melakukan yang terbaik demi melanjutkan yang telah ia lakukan."
Frank juga menyoroti antusiasme dan dukungan luar biasa dari para penggemar Tottenham, terutama setelah keberhasilan meraih gelar Liga Europa. Ia berharap dapat menciptakan lebih banyak momen membahagiakan bagi para suporter.
"Namun, perasaan dan antusiasme, kegembiraan dan kebahagiaan yang dapat Anda lihat di wajah para penggemar (usai memenangi Liga Europa), foto-foto yang Anda lihat sungguh ... wow! Semoga kami dapat menciptakan lebih banyak momen seperti itu."
"Itu akan menjadi impian utama untuk melakukannya dan membangun fondasi dari situ. Hei, tidak ada yang bisa mengatakan bahwa mereka bukan pemenang; tim dan para pemain ini adalah pemenang. Sekarang kami perlu melakukan yang terbaik ... untuk melihat apakah kami bisa terus-terusan menang di masa mendatang," jelasnya.
Dengan kontrak berdurasi tiga tahun, Frank memiliki waktu yang cukup untuk mewujudkan ambisinya bersama Tottenham. Pengalamannya selama hampir tujuh tahun bersama Brentford diharapkan dapat menjadi modal berharga dalam membangun tim yang solid dan kompetitif. Tantangan besar menanti Frank di Tottenham, namun dengan dukungan penuh dari klub dan para penggemar, bukan tidak mungkin ia dapat membawa Spurs menuju era kejayaan yang telah lama dinantikan.