Kylian Mbappe Dirawat di Rumah Sakit: Diduga Terkena Gastroenteritis Akut
Kabar kurang mengenakkan datang dari bintang Real Madrid, Kylian Mbappe, yang terpaksa absen dalam laga pembuka Piala Dunia Antarklub melawan Al-Hilal. Melalui pernyataan resmi di Instagram, Los Blancos mengumumkan bahwa Mbappe mengalami gastroenteritis akut dan tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Menjelang pertandingan yang diadakan di Miami, pelatih kepala Xabi Alonso sempat memberikan sedikit informasi terkait kondisi Mbappe. Alonso mengungkapkan bahwa kondisi sang pemain sudah menunjukkan sedikit perbaikan. Gastroenteritis, penyakit yang menyerang Mbappe, merupakan istilah medis yang mungkin terdengar asing bagi sebagian orang. Namun, kasus penyakit ini sebenarnya cukup umum terjadi di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.
Gastroenteritis sendiri merupakan kondisi peradangan yang terjadi pada lambung dan usus. Peradangan ini menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri pada organ-organ pencernaan tersebut. Akibatnya, penderita gastroenteritis akan mengalami diare, yaitu buang air besar dengan konsistensi encer atau cair lebih dari tiga kali dalam sehari. Gastroenteritis terbagi menjadi dua jenis, yaitu gastroenteritis akut dan kronis. Gastroenteritis akut, seperti yang dialami oleh Mbappe, biasanya berlangsung kurang dari 14 hari.
Gejala Gastroenteritis:
Gastroenteritis memiliki gejala yang khas dan melibatkan sistem pencernaan. Beberapa gejala umum yang sering dialami oleh penderita gastroenteritis antara lain:
- Diare
- Mual dan muntah
- Nyeri dan kram perut
- Kehilangan nafsu makan
- Demam
- Menggigil
- Kelelahan
- Nyeri otot atau badan pegal-pegal
Pada beberapa kasus, diare, nyeri perut, dan mual (disertai atau tidak disertai muntah) dapat muncul sebagai gejala awal. Selanjutnya, gejala sistemik seperti demam dan nyeri otot dapat menyusul.
Penyebab Gastroenteritis:
Infeksi merupakan penyebab utama gastroenteritis. Infeksi ini dapat disebabkan oleh bakteri, virus, atau parasit. Beberapa virus yang sering menjadi penyebab gastroenteritis antara lain norovirus, rotavirus, dan adenovirus. Sementara itu, bakteri seperti Escherichia coli (E. coli), Salmonella, dan Clostridioides difficile (C. diff) juga dapat menyebabkan gastroenteritis. Parasit seperti Giardiasis, Kriptosporidiosis, dan Siklosporiasis juga dapat menjadi penyebab penyakit ini.
Dari berbagai organisme tersebut, infeksi bakteri menjadi penyebab utama gastroenteritis akut, yaitu sekitar 90 persen dari kasus. Selain infeksi, penyebab lain gastroenteritis meliputi efek samping obat-obatan dan paparan bahan-bahan toksik. Contohnya adalah keracunan logam berat, konsumsi jamur beracun, penggunaan kokain, efek samping obat kemoterapi, dan konsumsi alkohol berlebihan.
Pengobatan Gastroenteritis:
Pada umumnya, gastroenteritis dapat sembuh dengan sendirinya. Oleh karena itu, pengobatan gastroenteritis biasanya bersifat suportif, yang bertujuan untuk mendukung proses penyembuhan alami tubuh. Istirahat yang cukup dan asupan cairan yang memadai merupakan kunci utama dalam perawatan gastroenteritis. Selain itu, pasien juga disarankan untuk mengonsumsi makanan yang hambar dan mudah dicerna selama beberapa hari.
Pasien gastroenteritis yang dirawat di rumah sakit, seperti Mbappe, biasanya akan mendapatkan beberapa tindakan medis, antara lain:
- Pemberian cairan intravena (IV) untuk mencegah atau mengatasi dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit.
- Pemberian nutrisi parenteral untuk memberikan energi bagi tubuh tanpa membebani sistem pencernaan.
- Pemberian obat-obatan untuk meredakan gejala seperti diare dan mual, jika diperlukan.
Pada kasus gastroenteritis akut yang disebabkan oleh bakteri atau parasit tertentu, pasien mungkin memerlukan antibiotik atau antiparasit. Jika gastroenteritis disebabkan oleh keracunan bahan kimia, pasien mungkin memerlukan perawatan tambahan untuk mengeluarkan racun dari tubuh.
Untuk menentukan penyebab pasti gastroenteritis, dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan dan tes. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengobatan yang optimal dan sesuai dengan penyebab penyakit. Berdasarkan keterangan resmi dari Real Madrid, Mbappe saat ini sedang menjalani serangkaian tes untuk menentukan penyebab gastroenteritis yang dialaminya, sebelum mendapatkan perawatan yang sesuai.