Courtois Ungkap Transisi Gaya Bermain Real Madrid Pasca-Ancelotti: Adaptasi Taktik Alonso Butuh Waktu

Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, mengungkapkan bahwa timnya masih dalam proses adaptasi terhadap gaya bermain yang diinginkan oleh pelatih baru, Xabi Alonso. Pernyataan ini muncul setelah pertandingan melawan Al Hilal di Piala Dunia Antarklub 2025 yang berakhir imbang 1-1.

Dalam laga yang berlangsung di Hard Rock Stadium, Kamis (19/6/2025), Real Madrid sempat unggul berkat gol cepat Gonzalo Garcia di menit ke-3. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama setelah Ruben Neves berhasil menyamakan kedudukan untuk Al Hilal pada menit ke-41.

Courtois mengakui bahwa meskipun Xabi Alonso telah mengambil alih kursi kepelatihan, para pemain masih cenderung bermain dengan pola yang telah lama diterapkan oleh Carlo Ancelotti. Ancelotti sendiri diketahui melatih Real Madrid dalam kurun waktu yang cukup lama, dari tahun 2021 hingga 2024. Pengaruhnya terhadap gaya bermain tim pun masih terasa kuat.

"Kami masih memiliki otomatisme Ancelotti, dan itu tidak bisa diubah dalam empat hari," ujar Courtois, seperti dikutip dari As. Lebih lanjut, penjaga gawang asal Belgia itu menjelaskan beberapa aspek yang perlu ditingkatkan dalam permainan Real Madrid di bawah asuhan Alonso. Menurutnya, tim harus lebih mengutamakan penguasaan bola dan mengurangi intensitas berlari mengejar bola. Selain itu, Courtois juga menekankan pentingnya meningkatkan kualitas umpan dan tidak selalu terpaku pada pola serangan langsung.

Courtois menambahkan, para pemain depan Real Madrid seperti Vinicius Junior, Rodrygo, dan Brahim Diaz memiliki kualitas individu yang mumpuni. Ia menilai bahwa performa tim di babak kedua pertandingan melawan Al Hilal cukup baik, namun belum cukup untuk meraih kemenangan. Proses transisi dari gaya bermain yang telah lama diterapkan oleh Ancelotti menuju taktik yang diinginkan oleh Xabi Alonso jelas membutuhkan waktu dan adaptasi dari seluruh pemain.