Pemulangan Jemaah Haji Indonesia Terus Berlanjut, Lebih dari 53 Ribu Telah Tiba di Tanah Air
Gelombang kepulangan jemaah haji Indonesia dari Tanah Suci terus bergulir. Kementerian Agama (Kemenag) melaporkan bahwa hingga saat ini, lebih dari 53 ribu jemaah haji beserta petugas telah tiba kembali di Indonesia.
Proses pemulangan ini dijadwalkan akan berlangsung hingga bulan Juli mendatang. Pada tanggal 19 Juni 2025, sebanyak 8.650 jemaah yang tergabung dalam 22 kelompok terbang (kloter) telah diterbangkan kembali ke Tanah Air.
Selain fokus pada pemulangan, Kemenag juga telah memulai pergerakan jemaah haji gelombang kedua menuju Madinah. Di kota suci ini, para jemaah akan melaksanakan ibadah di Masjid Nabawi dan melakukan ziarah ke berbagai tempat bersejarah.
Berdasarkan data yang dihimpun hingga tanggal 18 Juni 2025 pukul 21.00 Waktu Arab Saudi (WAS), sebanyak 4.065 jemaah yang berasal dari 12 kloter telah tiba di Madinah. Selanjutnya, direncanakan keberangkatan 16 kloter yang terdiri dari 6.301 jemaah dan petugas menuju Madinah pada hari berikutnya.
Kepala Seksi Media Center Haji (MCH) Makkah, Dodo Murtado, mengingatkan jemaah haji akan kondisi cuaca ekstrem di Makkah dan Madinah. Suhu udara pada siang dan sore hari secara konsisten berada di atas 40 derajat Celcius.
Oleh karena itu, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengimbau kepada seluruh jemaah, terutama mereka yang berusia lanjut dan memiliki riwayat penyakit bawaan (komorbid), untuk membatasi aktivitas di luar ruangan dan menghindari pelaksanaan umrah sunnah berulang kali.
Jemaah diimbau untuk memanfaatkan fasilitas ibadah yang tersedia di musala atau kamar hotel masing-masing. Menjaga kesehatan hingga tiba kembali di Indonesia merupakan bagian integral dari pelaksanaan ibadah haji itu sendiri.
Berikut beberapa imbauan penting bagi jemaah haji:
- Batasi Aktivitas di Luar Ruangan: Hindari paparan langsung terhadap panas matahari, terutama pada siang dan sore hari.
- Manfaatkan Fasilitas Ibadah di Hotel: Maksimalkan penggunaan musala atau kamar hotel untuk beribadah dan beristirahat.
- Jaga Kesehatan: Konsumsi makanan bergizi, minum air yang cukup, dan istirahat yang teratur.
- Jangan Ragu Meminta Bantuan: Jika mengalami kesulitan atau masalah kesehatan, segera hubungi petugas haji untuk mendapatkan bantuan.
Keluarga jemaah haji di Indonesia juga diimbau untuk mengingatkan anggota keluarga mereka yang berada di Tanah Suci untuk senantiasa menjaga kesehatan dan tidak memaksakan diri dalam beribadah.
Doa dan dukungan dari keluarga di Tanah Air sangat berarti bagi para jemaah haji. Semoga seluruh jemaah haji senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.