Otorita IKN dan BPS Lakukan Sensus Penduduk Skala Penuh di Ibu Kota Nusantara

markdown Ibu Kota Nusantara (IKN) memasuki fase krusial dalam pembangunannya. Otorita IKN, bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS), memulai pendataan penduduk secara komprehensif di seluruh wilayah IKN. Kegiatan kick-off pelatihan petugas pendataan, yang diadakan di Gedung Serba Guna, Kantor Kemenko 3, IKN, menandai dimulainya upaya pengumpulan data populasi sebagai fondasi perencanaan kebijakan pemerintah.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menekankan pentingnya akurasi dan integritas data. Menurutnya, pendataan ini krusial karena menjadi data dasar populasi di wilayah IKN. Basuki menginstruksikan petugas untuk bekerja dengan cermat, menghindari asumsi, dan mencatat data apa adanya demi menghasilkan kebijakan yang tepat.

Sebanyak 802 peserta dari berbagai wilayah sekitar IKN, termasuk mahasiswa, pegawai BPS Provinsi Kalimantan Timur, BPS Kabupaten Penajam Paser Utara, dan BPS Kutai Kartanegara, mengikuti pelatihan ini. Pelatihan dibagi menjadi dua gelombang untuk memastikan pemahaman yang seragam.

Kepala BPS Indonesia, Amalia Adininggar Widyasanti, menyoroti urgensi kegiatan ini dalam mendukung pembangunan IKN yang berbasis data akurat. Ia menyebut data ini sebagai fondasi sejarah penting bagi IKN, mencakup populasi dan karakteristik demografi warga di wilayah delineasi IKN.

Amalia menekankan pentingnya akurasi, objektivitas, dan konsistensi dalam proses wawancara dan observasi lapangan. Ia meminta petugas untuk mengutamakan kualitas data daripada kecepatan, memastikan data yang dikumpulkan akurat.

Kepala BPS Provinsi Kalimantan Timur, Yusniar Juliana, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan membekali petugas dengan pemahaman yang seragam mengenai SOP, konsep, definisi, dan tata cara pengisian instrumen untuk menjamin akurasi dan keseragaman data.

Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menyampaikan visi jangka panjang mengenai sistem kependudukan di IKN. Ia menyatakan bahwa setelah data dasar terpenuhi, IKN harus memiliki sistem pembaruan data kependudukan secara real-time, mencakup data kelahiran, kematian, dan mutasi penduduk. Sistem ini penting untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang modern, responsif, dan berbasis data aktual.

Inisiatif ini mencerminkan komitmen Otorita IKN untuk membangun kota cerdas yang mengandalkan infrastruktur fisik dan sistem data yang kuat dan mutakhir. Pendataan penduduk skala penuh ini menjadi langkah awal yang krusial dalam mewujudkan visi tersebut. Data yang akurat dan terpercaya akan menjadi landasan bagi perencanaan dan pengambilan keputusan yang tepat, memastikan pembangunan IKN berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Berikut rincian peserta pelatihan:

  • Mahasiswa
  • Pegawai BPS Provinsi Kalimantan Timur
  • Pegawai BPS Kabupaten Penajam Paser Utara
  • Pegawai BPS Kutai Kartanegara