Indonesia Resmikan Pabrik Panel Surya Terintegrasi Terbesar, Dorong Kemandirian Energi Hijau
Indonesia mencatat tonggak sejarah baru dalam pengembangan energi terbarukan dengan diresmikannya pabrik panel surya terintegrasi pertama dan terbesar di tanah air. Pabrik yang berlokasi strategis di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah, ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi terciptanya ekosistem energi surya nasional yang mandiri.
PT Trina Mas Agra Indonesia (TMAI), perusahaan yang mengoperasikan pabrik ini, merupakan hasil kolaborasi antara Trina Solar Co Ltd, PT Daya Sukses Makmur Selaras (anak perusahaan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk, bagian dari Sinar Mas Group), dan PT PLN Indonesia Power Renewable. Kemitraan strategis ini menggabungkan keahlian global dan lokal untuk menghasilkan produk panel surya berkualitas tinggi.
Pabrik ini memiliki kapasitas produksi yang signifikan, mencapai 1 GW per tahun. Dengan kapasitas ini, Indonesia akan mengurangi ketergantungan pada impor modul dan sel surya. Diperkirakan, TMAI akan mampu memproduksi sekitar 1,4 juta lembar panel surya setiap tahunnya.
Selain berkontribusi pada kemandirian energi, pabrik ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah dan nasional. Investasi yang ditanamkan mencapai lebih dari Rp 1,5 triliun dan menciptakan lapangan kerja bagi sekitar 640 tenaga kerja. Pabrik ini juga menyelenggarakan program pelatihan teknologi produksi sel dan modul surya, meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal.
Dengan teknologi i-TOPCon Advanced generasi terbaru, pabrik ini mampu menghasilkan panel dengan daya hingga 720 Wp dan efisiensi 23,2 persen. Hal ini sejalan dengan target pemerintah untuk memenuhi pasokan energi dari sumber terbarukan sebesar 52,8 gigawatt (GW) pada tahun 2034, di mana 17,1 GW di antaranya diharapkan berasal dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
Produksi panel surya dari pabrik ini diharapkan mencapai 0,8 GW per tahun pada periode 2025-2029, dan meningkat menjadi 1,9 GW per tahun hingga 2034. Dengan demikian, pabrik panel surya TMAI memiliki peran penting dalam mewujudkan transisi energi di Indonesia dan mencapai target energi bersih yang telah ditetapkan.
Target Pemerintah dalam RUPTL 2025-2034
- Pemenuhan pasokan dari sumber energi terbarukan: 52,8 GW
- Target pasokan dari PLTS pada 2034: 17,1 GW
- Produksi panel surya 2025-2029: 0,8 GW per tahun
- Produksi panel surya hingga 2034: 1,9 GW per tahun