Al Kareem Islamic School Bekasi Disegel, Warga Sekitar Terkejut
Kota Bekasi digegerkan dengan penutupan Al Kareem Islamic School yang berlokasi di Bekasi Utara. Sekolah yang telah beroperasi selama tiga tahun ini disegel oleh Dinas Pendidikan Kota Bekasi karena diduga tidak memiliki izin operasional yang sesuai.
Darhim, seorang warga yang tinggal di dekat sekolah, mengungkapkan keterkejutannya. Ia mengatakan bahwa aktivitas sekolah belakangan ini memang terlihat sepi. Jumlah siswa yang hadir, terutama dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), tidak seramai biasanya. Selain itu, ia juga sering melihat para orang tua murid berkumpul dengan wajah khawatir.
"Minggu kemarin wali murid pada kumpul, saya dengar ada yang khawatir anaknya enggak bisa masuk sekolah dasar," ujarnya.
Menurut penuturan warga, setelah penyegelan dilakukan, tidak ada lagi aktivitas yang terlihat di sekolah tersebut. Baik siswa maupun orang tua murid tidak ada yang datang.
Penyegelan ini dilakukan setelah Dinas Pendidikan Kota Bekasi menemukan sejumlah pelanggaran. Di antaranya adalah tidak adanya penyetoran Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) ke Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Selain itu, pihak sekolah juga diduga tidak memenuhi janji terkait penerapan kurikulum Cambridge yang sebelumnya dijanjikan kepada para orang tua murid.
Kekecewaan juga dirasakan oleh para orang tua murid terkait metode pembelajaran yang dianggap tidak sesuai standar, terutama dalam mata pelajaran Bahasa Inggris dan Agama. Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa Al Kareem Islamic School tidak beroperasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.