Iran Amankan Lima Individu Terkait Jaringan Intelijen Israel
Pihak berwenang Iran telah mengumumkan penangkapan lima orang yang diduga memiliki hubungan dengan badan intelijen Israel, Mossad. Penangkapan ini diumumkan di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara, yang baru-baru ini terlibat dalam serangkaian serangan balasan.
Menurut laporan dari kantor berita Tasnim dan ISNA, yang mengutip sumber dari Garda Revolusi Iran, kelima individu tersebut ditangkap di Provinsi Lorestan. Mereka dituduh melakukan tindakan yang bertujuan untuk mendiskreditkan Republik Islam Iran dan menyebarkan ketakutan di kalangan masyarakat. Garda Revolusi Iran menuduh bahwa kegiatan mereka dilakukan secara terencana melalui platform online.
Tuduhan yang dilayangkan meliputi upaya untuk:
- Mencoreng citra negara.
- Menyebarkan ketakutan di masyarakat.
- Melakukan aktivitas terencana secara online.
Penangkapan ini terjadi setelah eskalasi konflik antara Iran dan Israel, yang berlangsung selama enam hari. Konflik tersebut melibatkan serangan udara yang saling berbalas, meningkatkan kekhawatiran akan konflik regional yang lebih luas. Dimulai dengan serangan signifikan dari Israel terhadap target-target militer dan nuklir di Iran, Teheran membalas dengan meluncurkan rudal dan drone ke wilayah Israel. Akibatnya, Iran memberlakukan pembatasan sementara pada akses internet selama periode konflik, menyebabkan gangguan pada banyak situs web dan aplikasi.
Sebagai langkah pencegahan, pihak berwenang Iran mengimbau warga untuk membatasi penggunaan perangkat yang terhubung ke internet dan mengambil langkah-langkah keamanan yang diperlukan saat online. Pegawai negeri dan personel keamanan juga dilarang menggunakan perangkat yang terhubung, termasuk ponsel, jam tangan pintar, dan laptop, selama serangan udara Israel.
Selain itu, televisi pemerintah Iran mengeluarkan peringatan kepada warga tentang penggunaan aplikasi pesan WhatsApp. Mereka mengklaim bahwa aplikasi tersebut mengumpulkan data lokasi dan informasi pribadi pengguna, yang kemudian "dikomunikasikan kepada musuh Zionis". Himbauan ini secara implisit menyarankan warga untuk menghapus aplikasi tersebut dari perangkat mereka.