Danantara Kucurkan Rp 130 Triliun untuk Program 3 Juta Rumah Melalui Skema KUR
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) berkomitmen untuk mendukung pembiayaan Program 3 Juta Rumah, sebuah inisiatif ambisius untuk menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat Indonesia. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyatakan bahwa kementeriannya sedang merancang mekanisme penyaluran dana sebesar Rp 130 triliun dari Danantara, yang ditargetkan terealisasi dalam enam bulan mendatang.
"Mengingat kebijakan ini hadir di pertengahan tahun, tepatnya bulan Juni, kami memprioritaskan persiapan sumber daya manusia yang tangguh, berintegritas, profesional, kompeten, dan siap diterjunkan di lapangan," ujar Maruarar Sirait di Jakarta, Selasa (17/6/2025).
Menteri PKP itu mengkonfirmasi bahwa alokasi dana tersebut akan disalurkan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan. Penyaluran KUR ini menggandeng Bank Himbara. Pemerintah menargetkan dana tersebut dapat terserap secara optimal dalam waktu yang tersisa, yaitu enam bulan ke depan. Pemerintah juga akan mempertimbangkan kesiapan pengembang dan konsumen dalam proses ini.
Dengan kucuran dana yang signifikan ini, Kementerian PKP berencana untuk memaksimalkan inovasi dan memberikan solusi terbaik bagi masyarakat. Salah satu langkah yang akan diambil adalah menawarkan beragam desain rumah subsidi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi masyarakat. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa masyarakat memiliki pilihan yang sesuai dengan anggaran dan kebutuhan mereka, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan.
CEO Danantara, Rosan Roeslani, sebelumnya telah menyatakan kesiapan lembaganya untuk mengalokasikan dana sebesar Rp 130 triliun guna mendukung program ini sepanjang tahun 2025. Lima bank BUMN (Himbara) yaitu Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Tabungan Negara (BTN), dan Bank Syariah Indonesia (BSI) menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Program 3 Juta Rumah.
"Program perumahan ini sangat penting dan membutuhkan dukungan dari semua pihak. Kami telah berkoordinasi dengan bank-bank Himbara, termasuk Bank Syariah Indonesia dan BTN, untuk menyediakan pendanaan bagi pembangunan perumahan yang akan dilaksanakan oleh Kementerian PKP hingga akhir tahun ini. Perkiraan kami, total dana yang akan dialokasikan mencapai Rp 130 triliun," kata Rosan Roeslani.
Rosan menambahkan bahwa pihak perbankan menyambut baik inisiatif ini. Danantara telah menyiapkan skema yang matang dan siap untuk segera diimplementasikan. Kerjasama dengan berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat realisasi program ini dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat yang membutuhkan hunian yang layak.
Beberapa poin penting dalam penyaluran KUR Perumahan ini adalah:
- Dana sebesar Rp 130 Triliun dialokasikan untuk KUR Perumahan.
- Penyaluran dana dilakukan melalui Bank Himbara dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
- Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat memiliki rumah yang layak dengan harga terjangkau.
- Kementerian PUPR akan menawarkan desain rumah subsidi yang beragam agar masyarakat memiliki banyak pilihan.
- Danantara siap mendukung program ini dengan skema yang matang.