Eksploitasi Anak Mengemis Ancam Status Kota Layak Anak Pekanbaru
Kasus eksploitasi anak di Kota Pekanbaru, Riau, menjadi sorotan tajam setelah video viral menunjukkan dua anak perempuan yang diduga dipekerjakan untuk mengemis. Dalam video tersebut, seorang wanita dewasa terlihat menurunkan kedua anak itu di kawasan Jalan Sumatera, sebuah area yang dikenal sebagai pusat kota. Anak yang lebih tua mengenakan kostum badut berwarna merah muda, sementara yang lebih muda berpakaian biasa sambil membawa wadah untuk mengumpulkan uang.
Kejadian ini memicu kekhawatiran serius terkait status Kota Layak Anak (KLA) yang disandang oleh Pekanbaru. Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menegaskan bahwa status tersebut belum dicabut, namun terancam dibatalkan apabila praktik mempekerjakan anak di bawah umur untuk mengemis terus berlanjut. Pemerintah kota berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan ini dan berupaya mempertahankan predikat KLA.
"Status Kota Layak Anak Pekanbaru belum dicabut. Namun, status tersebut bisa terancam dicabut bila ada yang mempekerjakan anak di bawah umur di jalan untuk meminta-minta," ujar Markarius.
Markarius menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Pekanbaru sedang berupaya untuk menyelesaikan masalah tersebut agar status Kota Layak Anak tetap dipertahankan.
Penanganan masalah gelandangan dan pengemis, termasuk anak-anak yang dieksploitasi, menjadi tanggung jawab Dinas Sosial (Dinsos) Pekanbaru. Langkah awal yang diambil adalah melakukan pendataan asal usul para pengemis. Bagi mereka yang berasal dari luar kota, Dinsos akan berkoordinasi untuk memulangkan mereka ke daerah asal.
Bagi warga Pekanbaru yang masih memiliki tempat tinggal, Dinsos akan memberikan pembinaan. Sementara itu, mereka yang tidak memiliki tempat tinggal akan ditempatkan di penampungan sosial, diberikan pembinaan, dan pelatihan keterampilan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari program Dinas Sosial untuk mencegah mereka kembali turun ke jalan.
Upaya ini diharapkan dapat mengurangi praktik eksploitasi anak dan meningkatkan kesejahteraan sosial di Kota Pekanbaru. Pemerintah kota juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam melaporkan kasus-kasus eksploitasi anak kepada pihak berwenang.