Rupiah Tertekan, Dolar AS Sentuh Rp 16.288 di Awal Perdagangan

Pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (17/06/2025) menunjukkan pelemahan di awal perdagangan. Mata uang Garuda harus berjuang di tengah penguatan Dolar AS yang terlihat pada pembukaan pasar.

Berdasarkan data dari Bloomberg, pada pukul 09.30 WIB, Dolar AS diperdagangkan pada level Rp 16.288. Angka ini mencerminkan kenaikan sebesar 23,00 poin, atau sekitar 0,14%, dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 16.265. Pembukaan perdagangan hari ini mencatat Dolar AS berada di posisi Rp 16.297, dengan pergerakan fluktuatif antara Rp 16.282 hingga Rp 16.303.

Sementara itu, pergerakan Dolar AS terhadap mata uang global lainnya menunjukkan variasi. Terhadap Euro (EUR), Dolar AS mengalami penurunan tipis sebesar 0,10%. Namun, terhadap Yen Jepang (JPY), mata uang Paman Sam ini justru menguat sebesar 0,13%. Pelemahan juga terlihat terhadap Pound Sterling (GBP) sebesar 0,10%, dan Dolar Australia (AUD) sebesar 0,02%.

Di sisi lain, Dolar AS mencatatkan penguatan terhadap Franc Swiss (CHF) sebesar 0,01% dan Dolar Kanada (CAD) sebesar 0,05%.

Data yang dirilis oleh Reuters menunjukkan angka yang sedikit berbeda. Menurut Reuters, Dolar AS melemah sebesar 28 poin atau 0,17% ke level Rp 16.237. Angka ini terpantau stabil sejak awal pembukaan perdagangan.

Perbedaan data antara Bloomberg dan Reuters ini lazim terjadi karena perbedaan sumber data dan waktu pengambilan data. Namun, secara umum, kedua sumber data ini mengindikasikan bahwa Rupiah sedang berada di bawah tekanan terhadap Dolar AS pada awal perdagangan hari ini.