Kisah Tragis Noval, Bocah Penjual Risol di Tangsel: Diduga Korban Kekerasan dan Eksploitasi
Tangsel: Derita Noval, Bocah Penjual Risol dengan Luka di Kaki
Kisah seorang bocah laki-laki bernama Noval, yang diperkirakan berusia sekitar 10 tahun, telah menyentuh hati banyak orang setelah videonya viral di media sosial. Noval, yang sehari-harinya berjualan risol di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan, terekam kamera warga saat berjalan tertatih dengan keranjang dagangan di tangannya. Wajahnya tampak sayu, dan yang lebih memprihatinkan, kedua kakinya dipenuhi luka yang diduga akibat kekerasan.
Abi, pemilik akun Instagram @abizarajadeh yang pertama kali mengunggah video Noval, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi bocah tersebut. Menurut Abi, Noval diduga menjadi korban kekerasan oleh ibu tirinya dan dipaksa untuk berjualan risol. Bahkan, Noval juga terpaksa putus sekolah demi membantu ekonomi keluarga.
Perjumpaan dengan Noval
Abi mengaku sudah lama mengenal Noval karena sering melihatnya berjualan di depan rumahnya. Ia kerap iba melihat Noval yang dagangannya sering tidak laku. "Risolnya mungkin sudah berhari-hari gak laku, jadi gak enak. Jadi saya kasih uang saja. Karena sudah sering ngobrol, dia suka minta minum atau makan," ujar Abi.
Kejadian yang memicu Abi untuk memviralkan kisah Noval terjadi pada Jumat, 13 Juni 2025. Saat itu, Noval datang ke rumah Abi dan meminta beras karena sudah tidak tinggal bersama ibunya. Abi kemudian memberikan roti kepada Noval. Namun, tak lama kemudian, seorang wanita yang diduga sebagai ibu tiri Noval datang dan melarang Abi untuk memberi makan anak tersebut.
Merasa geram dengan perlakuan wanita tersebut, Abi akhirnya memutuskan untuk memposting video Noval di media sosial. "Yaudahlah gak bisa dibiarin, akhirnya saya posting biar viral, dan alhamdulillah sekarang mulai banyak yang bantu," kata Abi.
Luka-luka Misterius di Kaki Noval
Kondisi fisik Noval yang memprihatinkan semakin memperkuat dugaan adanya tindak kekerasan yang dialaminya. Abi mengungkapkan bahwa Noval sering datang dengan kondisi yang mengenaskan, terutama luka-luka di kedua kakinya yang diduga akibat sundutan rokok.
"Dia kondisi dateng kaya sakit, tertatih tatih. Terus awalnya dia dateng bukan mau minta minum, tapi obat luka. Saya lihat di betis ada luka koreng, kaya (sundutan) rokok, ada tiga (luka) di kedua kakinya," jelas Abi.
Identitas dan Alamat Noval Masih Buram
Sayangnya, identitas dan alamat Noval masih belum diketahui secara pasti. Menurut Abi, Noval cenderung tertutup dan memberikan jawaban yang tidak jelas saat ditanya mengenai keluarganya.
"Saya tanya alamatnya, dia bilang di Ciater. Tapi dari komentar di IG katanya dia tinggal di Bukit Nusa Indah. Jadi gak jelas," tutur Abi. Abi memperkirakan usia Noval antara 11 hingga 13 tahun dan seharusnya masih duduk di bangku SMP. Namun, Noval tidak bersekolah dan hanya berjualan risol setiap hari.
Upaya Penyelamatan Noval
Setelah video Noval viral, kasus ini mulai ditangani oleh pihak terkait. Abi menyebutkan bahwa UPT Perlindungan Anak telah menghubunginya untuk meminta informasi lebih lanjut.
"Saya dimintai alamat rumah Noval karena katanya mereka mau bantu," ujar Abi. Meski demikian, hingga saat ini, alamat pasti tempat tinggal Noval masih belum ditemukan.
Abi berharap agar pihak berwenang dapat segera mengambil tindakan untuk melindungi Noval dari kekerasan dan eksploitasi. Kisah Noval menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya perlindungan anak dan penanganan kasus kekerasan terhadap anak secara serius.