Kisah Inspiratif Sheldon Adelson: Dari Penjaja Koran Jalanan Menuju Taipan Kasino Dunia
Sheldon Adelson, nama yang identik dengan kerajaan kasino global, meninggalkan warisan yang jauh melampaui gemerlap lampu Las Vegas dan kemegahan Marina Bay Sands. Di balik kesuksesannya sebagai salah satu orang terkaya di dunia, tersembunyi kisah perjuangan seorang anak imigran yang tumbuh dalam kemiskinan di jalanan Boston. Perjalanan hidupnya adalah bukti nyata bahwa dengan kerja keras, ketekunan, dan visi yang tajam, mimpi apapun dapat diraih.
Adelson lahir pada 4 Agustus 1933, dalam keluarga imigran Yahudi. Ayahnya bekerja sebagai sopir taksi, sementara ibunya berjuang untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Mereka tinggal di sebuah apartemen sempit dengan satu kamar tidur. Kondisi ekonomi yang serba terbatas memaksa Adelson muda untuk mencari cara membantu keluarganya. Di usia 12 tahun, ia mulai menjajakan koran di jalanan yang ramai. Pekerjaan ini menjadi pelajaran berharga tentang bagaimana kerasnya mencari uang. Jiwa bisnisnya mulai tumbuh, dan ia tidak berhenti hanya pada penjualan koran. Ia membeli mesin penjual otomatis dan menempatkannya di stasiun pengisian bahan bakar yang strategis. Langkah kecil ini menunjukkan kemampuannya melihat peluang dan mengambil risiko.
Setelah menyelesaikan sekolah menengah, Adelson sempat bergabung dengan militer. Namun, panggilan jiwa wirausahanya terlalu kuat untuk diabaikan. Ia mencoba berbagai bisnis, mulai dari menjual iklan hingga menjadi perantara antara bank kecil dan bisnis yang membutuhkan modal. Pengalaman ini memberinya jaringan dan pengetahuan yang luas tentang dunia bisnis. Titik balik dalam karier Adelson terjadi ketika ia mengembangkan Comdex, sebuah pameran dagang yang menjadi pusat perhatian revolusi komputer pada tahun 1980-an. Berbasis di Las Vegas, Comdex berhasil menarik lebih dari 100.000 pengunjung setiap tahunnya. Kesuksesan Comdex memberikan Adelson modal yang cukup untuk berinvestasi di industri kasino. Pada tahun 1989, ia membeli kasino Sands seharga US$ 129 juta. Kemudian, pada tahun 1995, ia menjual Comdex ke Softbank seharga US$ 890 juta dan menginvestasikan hasilnya di The Venetian, sebuah kasino mewah di Las Vegas dengan nilai US$ 1,5 miliar.
Kesuksesan The Venetian membuka jalan bagi ekspansi bisnis Adelson ke berbagai kota di dunia. Ia membangun The Sands Macao pada tahun 2004 dan The Venetian Macao yang lebih besar dan mewah pada tahun 2007. Ambisi Adelson tidak berhenti di situ. Ia mengambil pinjaman sebesar US$ 10 miliar untuk membiayai proyek-proyek besar di Las Vegas, Cotai Strip Macao, dan Marina Bay Sands di Singapura. Marina Bay Sands, dengan desainnya yang ikonik dan fasilitas mewah, menjadi simbol kesuksesan Adelson dan menarik jutaan pengunjung setiap tahunnya. Dari seorang penjaja koran yang tumbuh dalam kemiskinan, Sheldon Adelson berhasil membangun kerajaan bisnis kasino yang mendunia. Ia meninggal dunia pada 11 Januari 2021, di usia 87 tahun, meninggalkan warisan yang akan terus menginspirasi generasi mendatang.