Pramono Anung dan Anies Baswedan Tampil Akrab di Jakarta Future Festival 2025

Jakarta Future Festival (JFF) 2025 menjadi sorotan publik pada hari Minggu, 15 Juni 2025, bukan hanya karena agenda pembahasannya mengenai masa depan Jakarta sebagai kota global, tetapi juga karena kehadiran dua tokoh penting: Gubernur DKI Jakarta saat ini, Pramono Anung, dan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Keduanya terlihat duduk bersebelahan, menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban di tengah acara yang berlangsung di Taman Ismail Marzuki (TIM).

Kehadiran Pramono Anung dan Anies Baswedan dalam satu forum publik memicu berbagai spekulasi dan perbincangan. Keduanya tiba hampir bersamaan di lokasi acara sekitar pukul 13.08 WIB. Pramono Anung terlihat mengenakan jaket putih, sementara Anies Baswedan memilih kemeja berwarna biru putih. Selama acara berlangsung, keduanya terlibat dalam percakapan yang intens, sesekali diselingi tawa, menunjukkan hubungan yang harmonis di antara mereka. Momen ini diabadikan oleh awak media dan menjadi viral di berbagai platform media sosial.

Rangkaian acara JFF 2025 dimulai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) yang berfokus pada peningkatan pelayanan publik di Provinsi DKI Jakarta. Penandatanganan ini menandai komitmen pemerintah daerah untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan bagi warga Jakarta. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Marullah Matali, turut hadir dalam acara penandatanganan tersebut.

Setelah penandatanganan MOU, acara dilanjutkan dengan diskusi panel bertajuk 'Future Talk with Endgame: What's Jakarta's Future?'. Gubernur Pramono Anung dijadwalkan menjadi salah satu pembicara kunci dalam diskusi ini, memaparkan visi dan strategi pemerintahannya dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing.

Jakarta Future Festival 2025 sendiri merupakan inisiatif dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi DKI Jakarta. Festival ini bertujuan untuk memperkenalkan rencana pembangunan Jakarta menuju visi menjadi salah satu dari 20 kota global terkemuka pada tahun 2045. Pelaksana Harian Kepala Pusat Riset dan Inovasi Daerah Bappeda DKI Jakarta, Arimbi Putik Apsari, menjelaskan bahwa JFF 2025 mengusung tema 'Collaborate to Elevate!'. Festival ini berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 13 hingga 15 Juni 2025, di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat.

"Pengunjung dapat menggali lebih dalam dokumen perencanaan Jakarta dalam perjalanannya menjadi kota global, dengan target ambisius untuk menembus peringkat Top 50 pada tahun 2030 dan mencapai Top 20 pada tahun 2045," ungkap Arimbi.

JFF 2025 menjadi platform penting untuk melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam merumuskan dan mewujudkan visi Jakarta sebagai kota global yang berkelanjutan dan inklusif. Kehadiran tokoh-tokoh seperti Pramono Anung dan Anies Baswedan, serta partisipasi aktif dari masyarakat, menunjukkan komitmen bersama untuk membangun masa depan Jakarta yang lebih baik.

Festival ini menjadi wadah untuk:

  • Menyosialisasikan rencana pembangunan Jakarta kepada masyarakat luas.
  • Mengumpulkan masukan dan aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan.
  • Mendorong kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil.
  • Membangun kesadaran dan dukungan publik terhadap visi Jakarta sebagai kota global.