Demokrat Ungkap Ketaatan SBY pada Hukum sebagai Teladan Pasca-Jabatan, Tanggapi Saran Sahroni untuk Jokowi
Partai Demokrat memberikan tanggapan atas saran yang dilontarkan Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni, terkait masa purna tugas Presiden Joko Widodo. Saran tersebut meminta Jokowi untuk meneladani gaya hidup mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dinilai tenang dan menikmati masa pensiun.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, menyoroti kepatuhan SBY terhadap peraturan perundang-undangan selama menjabat sebagai presiden. "Pak SBY itu orang yang berpegang teguh terhadap peraturan perundangan-undangan," tegas Herman di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat. Ia menambahkan bahwa SBY selalu menjadikan UUD 1945 sebagai pedoman dalam menjalankan pemerintahan.
Menurut Herman, ketaatan SBY terhadap hukum berkontribusi positif terhadap kondisi ekonomi, sosial, politik, pertahanan, dan keamanan Indonesia selama 10 tahun masa kepemimpinannya. Dia meyakini bahwa seorang pemimpin yang patuh pada undang-undang akan meninggalkan jabatannya dengan baik dan mampu menjalankan tugas serta fungsi kekuasaannya secara bertanggung jawab.
"Diyakini bahwa seorang pimpinan kalau berpegang teguh terhadap peraturan perundangan-undangan pasti akan husnul khotimah, pasti akan bisa menjalankan tugas dan fungsi kekuasaannya karena undang-undang itu kan membatasi kekuasaan," ujarnya.
Herman juga menyinggung aktivitas SBY saat ini yang fokus pada hobi seperti melukis, membina klub bola voli LavAni, dan menulis puisi. Ia menilai hal ini sebagai wujud ketenangan SBY setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden. Meskipun demikian, SBY tetap memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara melalui berbagai cara, termasuk melalui media sosial dan memberikan masukan secara langsung.
Menanggapi pilihan politik Jokowi yang mendukung PSI, Sahroni sebelumnya menyatakan bahwa hal tersebut merupakan hak Jokowi. Namun, ia menyarankan agar Jokowi lebih fokus menikmati masa pensiun seperti SBY, serta menyerahkan urusan politik kepada anak dan menantunya. Herman Khaeron sendiri enggan membandingkan gaya kepemimpinan SBY dengan pemimpin lainnya, dan berfokus pada ketaatan SBY terhadap hukum sebagai contoh yang baik.
Berikut adalah poin-poin yang disampaikan Herman Khaeron mengenai sosok SBY:
- Taat pada peraturan perundang-undangan.
- Menjadikan UUD 1945 sebagai pedoman.
- Meninggalkan jabatan dengan baik.
- Fokus pada hobi setelah pensiun.
- Tetap berkontribusi bagi bangsa dan negara.