Investigasi OJK Ungkap Dugaan Penyelewengan Dana Ratusan Miliar Rupiah di Bank Woori Saudara
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah melakukan investigasi mendalam terkait dugaan penyelewengan dana melalui fasilitas Letter of Credit (LC) di Bank Woori Saudara. Skandal ini diperkirakan melibatkan pihak internal bank dan sebuah perusahaan ekspor lokal. Jumlah dana yang berpotensi diselewengkan mencapai US$78,5 juta atau setara dengan Rp1,28 triliun.
Menurut keterangan resmi dari OJK, indikasi fraud muncul saat Bank Woori Saudara melakukan verifikasi internal. Kecurigaan awal tertuju pada transaksi LC yang melibatkan debitur tertentu. OJK telah mengambil langkah cepat dengan melakukan koordinasi intensif bersama manajemen Bank Woori Saudara dan memulai pemeriksaan sejak awal Juni 2025. Lembaga pengawas ini juga telah mengingatkan pihak bank mengenai potensi risiko transaksi LC dengan debitur tersebut, yang sebelumnya teridentifikasi dalam pemeriksaan OJK tahun 2023.
Bank Woori Saudara sendiri telah melaporkan temuan ini kepada OJK dan melakukan investigasi internal. Langkah-langkah yang telah diambil termasuk menonaktifkan pihak-pihak internal yang diduga terlibat, menjalin koordinasi dengan firma hukum, serta berkomunikasi secara intensif dengan debitur terkait penyelesaian kewajiban. Pihak bank juga tengah mempersiapkan laporan kepada pihak kepolisian atas indikasi fraud yang ditemukan.
OJK menekankan komitmennya untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam sektor jasa keuangan. Lembaga ini akan menindak tegas segala bentuk pengelolaan kegiatan usaha bank yang tidak sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan mengabaikan integritas pelaporan keuangan. OJK juga akan melakukan penilaian kembali terhadap pihak-pihak utama yang bertanggung jawab atas pengelolaan kegiatan usaha bank.
Berikut adalah langkah-langkah yang telah dan akan dilakukan OJK:
- Koordinasi intensif dengan manajemen Bank Woori Saudara.
- Pemeriksaan sejak awal Juni 2025.
- Evaluasi kepatuhan terhadap prinsip GCG.
- Penilaian kembali terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab.
- Koordinasi dengan pihak kepolisian.
Kasus ini menjadi perhatian serius OJK, mengingat pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap industri perbankan. OJK berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti terlibat.
Woori Bank melalui pengumuman di situs web perusahaan, juga telah mengonfirmasi adanya dugaan penipuan oleh perusahaan Indonesia yang bekerja sama dengan mereka. Informasi ini semakin memperkuat indikasi adanya praktik fraud dalam transaksi keuangan tersebut.