Kate Beckinsale Gugat Produser 'Canary Black' Akibat Cedera di Lokasi Syuting

Aktris Kate Beckinsale melayangkan gugatan terhadap produser film Canary Black atas dugaan kelalaian yang menyebabkan dirinya mengalami cedera selama proses syuting. Gugatan tersebut diajukan pada Desember 2024 dengan menggunakan nama samaran Jane Doe dan saat ini masih dalam proses persidangan.

Menurut dokumen gugatan, insiden ini terjadi ketika Beckinsale harus melakukan adegan aksi yang seharusnya diperankan oleh pemeran pengganti. Namun, karena pemeran pengganti tersebut mengalami cedera pada pergelangan kaki, Beckinsale terpaksa mengambil alih peran tersebut. Aktris berusia 51 tahun itu menyatakan kekhawatirannya terkait keamanan adegan tersebut, namun pihak produksi tetap memaksanya untuk melakukan pengambilan gambar berulang-ulang.

Kuasa hukum Beckinsale menyatakan bahwa kliennya mengeluhkan adegan tersebut tidak aman, tetapi malah dilemparkan ke dinding yang sangat berbahaya. Beckinsale juga mengeluhkan terkait banyaknya pengambilan gambar untuk adegan berbahaya ini. Akibatnya, Beckinsale mengalami cedera meniskus pada lutut kirinya, yang mengharuskannya menjalani perawatan medis dan absen dari lokasi syuting selama beberapa bulan. Ia baru dapat kembali pada Februari untuk menyelesaikan syuting film Canary Black.

Dalam gugatannya, Beckinsale juga menyoroti dugaan pelanggaran kontrak terkait jam kerja. Ia mengklaim bahwa dirinya dipaksa untuk bekerja selama 15 jam per hari, padahal dalam kontraknya telah disepakati batasan maksimal 12 jam per hari untuk menghindari kelelahan dan potensi cedera.

Canary Black adalah film action-thriller yang disutradarai oleh Pierre Morel dan ditulis oleh Matthew Kennedy. Dalam film ini, Beckinsale berperan sebagai Avery Graves, seorang agen CIA yang diperas oleh musuh yang menculik suaminya. Film tersebut menceritakan tentang aksi Avery Graves untuk menyelamatkan suaminya.

Sebelum insiden ini, Beckinsale juga sempat mengalami masalah kesehatan lainnya. Pada tahun 2024, ia dirawat di rumah sakit selama enam minggu karena masalah pada kerongkongan atau adanya cairan di dalam paru-parunya setelah ayahnya meninggal dunia.