Daftar BUMN dengan Pembagian Dividen Terbesar pada Tahun 2025
Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menyelesaikan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), yang salah satu agendanya adalah penetapan pembagian dividen. Tahun ini, sektor perbankan mendominasi daftar BUMN yang memberikan dividen jumbo, termasuk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dari sektor lain juga termasuk dalam daftar perusahaan yang royal dalam membagikan dividen, dengan total Rp 21,04 triliun.
Bank-bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan TLKM mengalami peningkatan nilai dan rasio dividen yang dibagikan kepada para pemegang saham. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mempertahankan dividen payout ratio (DPR) sebesar 100%, yang berarti seluruh laba bersih perusahaan dialokasikan sebagai dividen. Berikut adalah daftar BUMN yang membagikan dividen jumbo pada tahun 2025:
-
Aneka Tambang (ANTM): PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp 3,64 triliun atau Rp 151,77 per saham. Keputusan ini diambil dalam RUPST ANTM pada Kamis, 12 Juni 2025. Dividen ini mencerminkan 100% dari total laba bersih tahun buku 2024.
-
Bukit Asam (PTBA): PT Bukit Asam Tbk (PTBA) berencana membagikan dividen tunai senilai Rp 3,82 triliun dari laba bersih tahun buku 2024. Jumlah ini setara dengan 75% dari total laba bersih Bukit Asam pada tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp 5,10 triliun.
-
Timah (TINS): PT Timah Tbk (TINS) memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp 474,65 miliar atau Rp 63,73 per lembar saham. Keputusan ini diambil dalam RUPST TINS pada Kamis, 12 Juni 2025. Dividen ini setara dengan 40% dari laba bersih tahun buku 2024 sebesar Rp 1,19 triliun.
-
Perusahaan Gas Negara (PGAS): PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) akan membagikan dividen tunai sebesar 271,5 juta dollar AS atau sekitar Rp 4,48 triliun kepada pemegang saham, setara dengan Rp 182,08 per saham. Nilai ini mencerminkan 80% dari laba bersih tahun buku 2024. Dengan harga penutupan saham per 28 Mei 2025, dividend yield PGAS diperkirakan mencapai sekitar 10%. Dividen akan dibayarkan paling lambat pada 2 Juli 2025.
-
Telkom Indonesia (TLKM): PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) berencana membagikan dividen tunai senilai Rp 21,04 triliun dari laba bersih tahun buku 2024. Jumlah ini setara dengan 89% dari perolehan laba bersih tahun buku 2024. Setiap pemegang saham akan mendapatkan dividen senilai Rp 212,46 per saham.
-
Semen Indonesia (SMGR): PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp 648,75 miliar atau Rp 96,21 per saham. Dividen ini mencakup 90,13% perolehan laba tahun berjalan perseroan tahun lalu.
-
Bank Rakyat Indonesia (BBRI): PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) membagikan dividen tunai senilai Rp 51,74 triliun untuk tahun buku yang berakhir 2024 dengan rasio 85,32%. Dividen final yang akan dibagikan BRI adalah Rp 208,40 per saham. Total dividen yang dibagikan BRI adalah Rp 343 per saham setelah sebelumnya membagikan dividen interim Rp 135 per saham.
-
Bank Mandiri (BMRI): PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membagikan dividen tunai senilai Rp 43,51 triliun atau Rp 466,18 per saham. Dividend payout ratio (DPR) mencapai 78% dari total laba bersih tahun buku 2024.
-
Bank Negara Indonesia (BBNI): PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 13,95 triliun atau Rp 374 per saham. Divident payout ratio (DPR) BBNI untuk tahun buku 2025 adalah 65% dari total laba.