Presiden Prabowo Beri Arahan Strategis di Penutupan Konferensi Infrastruktur Internasional

Presiden Prabowo Subianto tampil sebagai pembicara kunci dalam acara penutupan International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan. Kehadiran Prabowo pada Kamis (12/6/2025) menjadi sorotan utama, menandai komitmen pemerintah terhadap pengembangan infrastruktur nasional.

Kedatangan Prabowo sekitar pukul 15.40 WIB disambut hangat oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Selain AHY, sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusri Ihza Mahendra, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri, dan Kepala Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, serta sejumlah tokoh penting lainnya dari jajaran kabinet.

AHY dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas visi dan arahan Presiden Prabowo terkait pembangunan infrastruktur. Menurutnya, penyelenggaraan ICI 2025 ini merupakan tindak lanjut dari arahan Prabowo saat menerima kunjungan kenegaraan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. AHY menekankan bahwa arahan tersebut menjadi kompas utama dalam perencanaan dan pelaksanaan infrastruktur di seluruh Indonesia.

"Kami menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya atas visi dan arahan Bapak Presiden yang menjadi pedoman utama dalam perencanaan dan implementasi infrastruktur nasional," ungkap AHY.

Lebih lanjut, AHY melaporkan bahwa ICI 2025 berhasil menarik perhatian lebih dari 7.000 peserta dari 33 negara. Konferensi yang berlangsung selama dua hari ini tidak hanya menjadi wadah diskusi, tetapi juga menjadi ajang untuk memamerkan arah baru pembangunan Indonesia.

Fokus pada Pembangunan Berkelanjutan

Dalam pidato kuncinya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan inklusif. Ia menyoroti bahwa pembangunan infrastruktur harus selaras dengan kepentingan masyarakat luas, serta memperhatikan aspek lingkungan dan sosial. Prabowo juga mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat, untuk berkolaborasi dalam mewujudkan infrastruktur yang berkualitas dan bermanfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.

Prabowo juga menyinggung mengenai pentingnya inovasi dan teknologi dalam pembangunan infrastruktur. Ia mendorong para pelaku industri untuk terus mengembangkan solusi-solusi baru yang efisien, efektif, dan ramah lingkungan. Dengan adopsi teknologi yang tepat, diharapkan pembangunan infrastruktur dapat berjalan lebih cepat, lebih murah, dan lebih berkualitas.

Komitmen Pemerintah untuk Infrastruktur

Kehadiran Presiden Prabowo dalam penutupan ICI 2025 ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur. Pemerintah menyadari bahwa infrastruktur yang memadai merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, pemerintah optimis dapat mewujudkan visi Indonesia sebagai negara maju dengan infrastruktur yang modern dan berdaya saing global.