Pemkab Bogor Bebaskan PBB di Bawah Rp 100 Ribu dan Hapus Tunggakan Pajak Tertentu dalam Rangka Kabogorfest 2025
Pemerintah Kabupaten Bogor meluncurkan serangkaian kebijakan insentif pajak sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543 yang dikemas dalam Kabogorfest 2025. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk meringankan beban masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Salah satu kebijakan utama adalah pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi wajib pajak yang nilai pajaknya di bawah Rp 100.000. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk membantu masyarakat, terutama mereka yang memiliki lahan dengan nilai kecil. Pemerintah daerah memperkirakan potensi kehilangan pendapatan dari sektor PBB mencapai Rp 21 miliar, namun Bupati Rudy Susmanto menegaskan hal ini sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat dan bentuk komitmen pemerintah untuk berbagi.
Selain pembebasan PBB, Pemkab Bogor juga memberikan penghapusan tunggakan pajak bagi warga yang belum melunasi PBB sejak tahun 2011 ke bawah. Kebijakan ini disertai dengan persyaratan khusus, yaitu wajib pajak harus berkomitmen untuk melunasi PBB dari tahun 2012 hingga 2025 dalam jangka waktu tiga bulan. Selain itu, pemerintah daerah juga memberikan diskon sesuai dengan peraturan yang berlaku.
"Bagi yang menunggak lama, kita hapus asal mereka komitmen membayar tahun 2012 sampai 2025. Kita juga kasih diskon sesuai peraturan yang berlaku," ujar Bupati Rudy.
Kabogorfest 2025 tidak hanya berfokus pada insentif pajak, tetapi juga memberikan dukungan kepada pelaku usaha kecil. Sebanyak 500 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pedagang kaki lima (PKL) dilibatkan dalam festival yang berlangsung selama 16 hari. Langkah ini bertujuan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat di tingkat bawah. Pemerintah daerah melibatkan UMKM dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat umum.
"UMKM-UMKM ini tidak hanya dari OPD, tapi juga dari masyarakat langsung. Ini jadi salah satu cara kita menggerakkan ekonomi bawah," ungkap Rudy.
Festival ini juga menjadi wadah bagi berbagai kelompok masyarakat untuk menampilkan potensi dan kreativitas mereka. Berbagai kegiatan seperti karnaval budaya (helaran) melibatkan partisipasi aktif dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor. Menurut Bupati Rudy, hal ini merupakan perwujudan dari pembangunan yang berbasis partisipasi masyarakat.
Kabogorfest 2025 diharapkan menjadi momentum penting bagi Kabupaten Bogor untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempererat hubungan antara pemerintah dan warga. Melalui berbagai program dan kegiatan yang inklusif, pemerintah daerah berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan sosial.
Berikut adalah kegiatan yang dilaksanakan:
- Pembebasan PBB di bawah Rp 100.000
- Penghapusan tunggakan PBB sejak 2011 ke bawah dengan syarat pelunasan PBB 2012-2025
- Keterlibatan 500 UMKM dan PKL dalam festival
- Karnaval budaya (helaran) dengan partisipasi seluruh kecamatan