Amalia dan Rian Unjuk Gigi: Raih Predikat 'Supersmash' di Indonesia Open 2025

Gelaran Indonesia Open 2025 diwarnai dengan aksi memukau dari para pebulutangkis dunia. Di antara deretan pertandingan sengit, dua nama wakil Indonesia mencuri perhatian dengan kecepatan smes mereka yang mencengangkan. Amalia Cahaya Pratiwi dan Muhammad Rian Ardianto dinobatkan oleh Badminton World Federation (BWF) sebagai pemilik smes tercepat di turnamen bergengsi tersebut pada nomor masing-masing.

BWF melalui akun media sosialnya merilis daftar 10 pebulutangkis dengan supersmash terbaik dari lima kategori yang dipertandingkan di Istora Gelora Bung Karno (GBK) selama Indonesia Open 2025. Meski Indonesia belum berhasil meraih gelar juara di turnamen Super 1000 ini, torehan Amalia dan Rian menjadi kebanggaan tersendiri bagi para penggemar bulu tangkis tanah air.

Amalia Cahaya Pratiwi menduduki peringkat pertama di sektor ganda putri dengan catatan kecepatan smes mencapai 399,3 km/jam. Kecepatan yang luar biasa ini menempatkannya di atas pebulutangkis lainnya di sektor yang sama. Febi Setianingrum, rekan senegaranya yang berpasangan dengan Apriyani Rahayu, menyusul di peringkat kedua dengan kecepatan smes 393,5 km/jam. Pencapaian ini menunjukkan dominasi pemain Indonesia dalam hal kecepatan smes di sektor ganda putri.

Di sektor ganda putra, Muhammad Rian Ardianto memimpin dengan kecepatan smes mencapai 463,3 km/jam. Juara All England 2023 dan 2024 ini bahkan mencatatkan rekor tersebut sebanyak dua kali, dengan kecepatan smes lainnya mencapai 458,2 km/jam. Konsistensi Rian dalam menghasilkan pukulan smes yang keras dan akurat menjadi kunci keberhasilannya.

Selain Rian, dua atlet ganda putra Indonesia lainnya juga masuk dalam daftar pemain dengan smes tercepat versi BWF, yaitu Bagas Maulana dan Sabar Karyaman Gutama. Bagas mencatatkan kecepatan 452,2 km/jam, sementara Sabar mencetak 446,2 km/jam. Bersama Rian, mereka menempati posisi ketiga, keempat, dan kelima dalam daftar tersebut. Sementara itu, Liang Wei Keng dari China menempati posisi kedua dengan kecepatan smes 462,9 km/jam.

Berikut daftar lengkap pemain Indonesia yang masuk dalam daftar supersmash Indonesia Open 2025:

  • Ganda Putri:
    • Amalia Cahaya Pratiwi: 399,3 km/jam (Peringkat 1)
    • Febi Setianingrum: 393,5 km/jam (Peringkat 2)
  • Ganda Putra:
    • Muhammad Rian Ardianto: 463,3 km/jam (Peringkat 1)
    • Bagas Maulana: 452,2 km/jam (Peringkat 3)
    • Sabar Karyaman Gutama: 446,2 km/jam (Peringkat 5)
  • Tunggal Putri:
    • Putri Kusuma Wardani: 362,8 km/jam (Peringkat 5), 356,8 km/jam (Peringkat 8)
  • Tunggal Putra:
    • Alwi Farhan: 421,1 km/jam (Peringkat 10)
  • Ganda Campuran:
    • Rehan Naufal Kusharjanto: 398,6 km/jam (Peringkat 4)
    • Dejan Ferdinansyah: 392,8 km/jam (Peringkat 8)

Di sektor tunggal putri, Pusarla V. Sindhu dari India menempati peringkat pertama dengan kecepatan smes 382,5 km/jam. Putri Kusuma Wardani dari Indonesia tercatat dua kali mencetak supersmash dan menempatkannya di peringkat kelima dan kedelapan. Sementara itu, di sektor tunggal putra, Leong Jun Hao dari Malaysia memimpin dengan smes tercepat 462,8 km/jam, sedangkan Alwi Farhan dari Indonesia berada di peringkat kesepuluh.

Dua wakil Indonesia lainnya yang juga masuk dalam daftar smes tercepat berasal dari ganda campuran, yaitu Rehan Naufal Kusharjanto dan Dejan Ferdinansyah. Mereka masing-masing mencetak smes tercepat dengan kecepatan 398,6 km/jam dan 392,8 km/jam, menempatkan mereka di peringkat keempat dan kedelapan. Pencapaian ini menunjukkan bahwa atlet Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di level internasional dan menunjukkan kelasnya dalam hal kecepatan smes.