Prabowo dan SBY Saling Lempar Pujian dalam Peresmian Kampus Unhan Bhinneka Tunggal Ika

Dalam sebuah acara yang penuh kehangatan dan rasa hormat, Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), saling bertukar pujian saat meresmikan kampus Bhinneka Tunggal Ika Universitas Pertahanan (Unhan) yang berlokasi di Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Momen langka ini tidak hanya menandai diresmikannya fasilitas pendidikan yang modern, tetapi juga menjadi simbol kedekatan dan apresiasi antara dua tokoh penting dalam sejarah bangsa.

Acara peresmian yang dihadiri oleh ratusan kadet Unhan ini diawali dengan permintaan Prabowo kepada SBY untuk memberikan sambutan. Dalam pidatonya, SBY memberikan penghargaan yang tinggi kepada Prabowo atas kontribusinya dalam mengembangkan Unhan menjadi universitas yang membanggakan. SBY menekankan bahwa pengembangan kampus ini merupakan legasi Prabowo, melanjutkan inisiasi yang telah dirintisnya sejak 15 tahun lalu. Kampus Bhinneka Tunggal Ika yang baru diresmikan ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern, termasuk lapangan sepak bola, taman inovasi, asrama putra dan putri, gedung dekanat dan kelas, laboratorium anatomi dan galeri, ruang makan, hingga dapur modern. Pembangunan kampus ini dilakukan dalam dua tahap di atas lahan seluas 18,3 hektar, dengan tahap pertama meliputi pembangunan laboratorium, ruang kelas, asrama, dan sistem pengolahan air bersih, sementara tahap kedua meliputi pembangunan gedung rektorat, asrama mahasiswa, workshop, ruang makan modern, ruang terbuka hijau, kolam retensi, dan perumahan dosen.

SBY menjelaskan bahwa pengembangan Unhan sangat penting untuk menjawab tantangan dan ancaman global yang semakin kompleks. Ia meyakini bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo dan kerja keras pimpinan Unhan, universitas ini akan melahirkan patriot-patriot bangsa yang baru, serta para pemikir dan ahli strategi yang mumpuni. Menanggapi pujian tersebut, Prabowo balik memberikan apresiasi kepada SBY sebagai perintis dan pendiri Unhan. Prabowo mengakui visi jauh ke depan SBY dalam mendirikan universitas ini sebagai upaya untuk mempersiapkan kader-kader bangsa yang berkualitas. Ia menekankan bahwa pembangunan bangsa harus dimulai dari lembaga pendidikan, dan oleh karena itu, anggaran pendidikan menjadi prioritas dalam APBN. Prabowo berharap Unhan dapat menghasilkan SDM unggul yang mampu berkontribusi di berbagai bidang, serta menguasai sains dan teknologi untuk memajukan bangsa.

Lebih lanjut, Prabowo meminta para mahasiswa Unhan untuk mencontoh SBY sebagai sosok yang inspiratif. Ia menceritakan kisah bahwa dirinya dan SBY pernah menjadi Taruna seangkatan, namun SBY lulus lebih dulu. Prabowo berseloroh bahwa meskipun tidak lulus bersamaan, keduanya dapat menjadi Presiden RI. Momen saling puji antara Prabowo dan SBY ini bukanlah hal baru. Keduanya seringkali saling memberikan apresiasi dalam berbagai kesempatan, terutama sejak Prabowo menjabat sebagai Presiden. Sebelumnya, Prabowo pernah memuji SBY dan Joko Widodo atas keberhasilan mereka menjaga bangsa dan negara selama 20 tahun. Sementara itu, SBY juga pernah memuji kebijakan fiskal Prabowo dalam menghadapi kebijakan tarif timbal balik dari Presiden AS Donald Trump.

Fasilitas Kampus Bhinneka Tunggal Ika Unhan:

  • Lapangan sepak bola
  • Taman inovasi
  • Asrama putra dan putri
  • Gedung Dekanat dan kelas
  • Lab anatomi dan galeri
  • Ruang makan
  • Dapur modern

Tahapan Pembangunan Kampus:

  • Tahap Pertama: Laboratorium, ruang kelas, asrama putra dan putri, sistem pengolahan air bersih
  • Tahap Kedua: Gedung rektorat, asrama mahasiswa, workshop, ruang makan modern, sarana ruang terbuka hijau, kolam retensi, perumahan dosen