Piton Raksasa Gegerkan Warga Mamuju: Evakuasi Mendebarkan dari Plafon Rumah
Warga Lingkungan Macirinai, Kelurahan Binanga, Mamuju, Sulawesi Barat dikejutkan dengan kemunculan seekor ular piton berukuran jumbo di salah satu rumah penduduk pada Rabu malam (11/6/2025). Reptil dengan panjang lebih dari empat meter ini membuat panik seisi rumah setelah diketahui bersembunyi di antara atap dan plafon.
Karena ketakutan, keluarga tersebut memutuskan untuk meninggalkan rumah dan segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Mamuju untuk meminta bantuan evakuasi. Tim Animal Rescue Damkar Mamuju segera tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan upaya penyelamatan. Proses evakuasi berlangsung dramatis, memakan waktu sekitar 30 menit, karena ular tersebut terus melilitkan tubuhnya pada struktur atap rumah.
"Ular piton ini sangat kuat dan terus melilitkan badannya di atap, sehingga menyulitkan petugas untuk menariknya keluar," ujar Randy, Kepala Bidang Damkar Kabupaten Mamuju. Petugas Damkar harus berhati-hati menjepit bagian kepala dan leher ular agar bisa ditarik keluar dari sela-sela atap rumah. Setelah berhasil dievakuasi, ular piton tersebut diamankan di tempat penampungan sementara.
Randy menduga, masuknya ular piton ke permukiman warga disebabkan oleh rusaknya habitat alami ular tersebut. Alih fungsi lahan hutan dan rawa menjadi bangunan dan infrastruktur memaksa ular mencari makan di area pemukiman manusia. Rencananya, ular piton ini akan diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Barat untuk kemudian dilepaskan kembali ke habitat aslinya yang jauh dari permukiman warga.
Pihak Damkar mengimbau kepada masyarakat, terutama yang tinggal di dekat area semak belukar atau bekas kawasan hutan, untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada malam hari. Jika menemukan hewan liar memasuki lingkungan permukiman, warga diimbau untuk segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat ditangani dengan aman dan profesional.