Warga Marunda Keluhkan Tumpukan Sampah di BKT yang Tak Kunjung Diangkut

Tumpukan sampah yang menggunung di pinggir Banjir Kanal Timur (BKT), tepatnya di kawasan RT 08, RW 07, Marunda Kepu Ujung, Jakarta Utara, menjadi sumber keluhan warga setempat. Aroma tidak sedap yang menyengat dari gunungan sampah tersebut sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Menurut penuturan warga, sampah-sampah ini merupakan sampah kiriman dari Kali Bojong yang sengaja dinaikkan ke daratan sebagai upaya mencegah pencemaran laut. Idealnya, setelah diangkat dari kali, sampah-sampah tersebut segera diangkut menggunakan truk menuju tempat pembuangan akhir (TPA) Bantar Gebang.

Agus (60), salah seorang warga, mengungkapkan bahwa sebelumnya, dua truk pengangkut sampah rutin datang setiap akhir pekan. Namun, sejak tahun lalu, aktivitas pengangkutan sampah terhenti, menyebabkan sampah terus menumpuk dan menimbulkan masalah baru bagi warga. "Seharusnya, habis diangkat dari kali, langsung diangkut pakai truk, ini enggak. Itu akan menumpuk di situ terus," keluhnya.

Murni (55), warga lainnya, juga merasakan dampak negatif dari tumpukan sampah ini. Selain bau yang tidak sedap, ia menceritakan bahwa tahun lalu banyak warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat aroma busuk sampah basah. "Semua pada sakit, pada nyesak warga sini di tahun lalu pas sampahnya masih basah," ujarnya.

Murni menambahkan, awalnya tumpukan sampah di depan rumahnya adalah sampah basah. Namun, pada tahun lalu, Dinas Lingkungan Hidup (LH) melakukan penutupan sebagian tumpukan sampah dengan tanah merah, membentuk gundukan seperti bukit. Meski demikian, tumpukan sampah lain di samping rumah Murni masih terlihat menggunung dan belum tertangani.

Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Edi Mulyanto, saat dikonfirmasi, berjanji akan segera melakukan pengecekan terhadap tumpukan sampah yang dikeluhkan warga. "Sebentar ya, saya cek," jawabnya singkat.

Warga berharap pihak terkait segera mengambil tindakan nyata untuk mengatasi masalah tumpukan sampah ini. Penanganan yang cepat dan tepat akan memulihkan kualitas lingkungan dan kesehatan warga Marunda Kepu Ujung.