Semarak Suran: Pemkot Solo Libatkan Masyarakat Luas dalam Peringatan 1 Suro

Pemerintah Kota Solo mengambil langkah inovatif dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam perayaan 1 Suro. Tidak hanya terbatas pada Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dan Pura Mangkunegaran, perayaan tahun ini akan merambah hingga tingkat kelurahan, kecamatan, dan sekolah.

Inisiatif ini bertujuan untuk menjadikan tradisi 1 Suro sebagai perayaan yang inklusif, dirasakan dan dihayati oleh seluruh warga Solo. Wali Kota Solo, Respati Ardi, menekankan pentingnya melibatkan masyarakat luas agar nilai-nilai budaya Jawa dapat tertanam sejak dini pada generasi muda. Peringatan 1 Suro, yang bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1447 H pada tanggal 27 Juni 2025, diharapkan menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan melestarikan warisan budaya.

Konsep perayaan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat ini sedang dimatangkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) bersama dengan Dinas Pendidikan (Disdik). Beberapa kegiatan yang direncanakan antara lain:

  • Perlombaan Seni: Mengadakan berbagai perlombaan seni yang mengangkat tema budaya Jawa.
  • Sanggar Tari: Menampilkan pertunjukan dari berbagai sanggar tari di Solo.
  • Storytelling: Mengadakan kegiatan bercerita tentang sejarah dan budaya Solo, khususnya bagi anak-anak.

Selain itu, Pemkot Solo juga berencana untuk memanfaatkan momentum 1 Suro sebagai ajang promosi potensi wisata kota. Monumen-monumen bersejarah seperti lokasi PON I, Studio Lokananta, dan Orari akan menjadi fokus dalam kegiatan storytelling. Melalui narasi yang menarik dan informatif, diharapkan dapat menarik minat wisatawan untuk mengunjungi Solo dan mempelajari lebih dalam tentang sejarah dan budaya kota ini. Respati Ardi berharap, keterlibatan aktif anak-anak dalam membuat narasi cerita yang utuh dapat menjadi efek wisata yang kedepannya dapat menarik wisatawan ke Solo.

Diharapkan dengan melibatkan masyarakat luas, peringatan 1 Suro tahun ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi juga menjadi ajang edukasi, pelestarian budaya, dan promosi potensi wisata Kota Solo.