Green Canyon Pangandaran Kembali Dibuka untuk Pengunjung Setelah Penutupan Sementara
Destinasi wisata Green Canyon yang terletak di Pangandaran, Jawa Barat, kembali menyambut wisatawan setelah sempat ditutup sementara waktu. Pembukaan kembali objek wisata alam ini menjadi kabar gembira bagi para pelancong yang ingin menikmati keindahan sungai Cijulang dan aktivitas air yang ditawarkan.
Penutupan Green Canyon sebelumnya dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya akibat peningkatan debit air sungai Cijulang. Kenaikan debit air ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang melanda wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) mengambil keputusan untuk menutup sementara Green Canyon demi keselamatan pengunjung.
Setelah beberapa waktu dilakukan pemantauan dan evaluasi kondisi sungai, Disparbud Pangandaran menyatakan bahwa debit air sungai Cijulang telah kembali normal dan aman untuk aktivitas wisata. Dengan demikian, Green Canyon secara resmi dibuka kembali untuk umum pada akhir pekan lalu.
Kepala Disparbud Pangandaran, Nana, menyampaikan bahwa wisatawan kini dapat kembali menikmati berbagai aktivitas air di Green Canyon, seperti berperahu, berenang, dan body rafting. Ia juga mengimbau para pengunjung untuk selalu berhati-hati dan mematuhi arahan dari pemandu wisata demi keselamatan bersama.
"Alhamdulillah, Green Canyon sudah bisa didatangi wisatawan," ujar Nana.
Nana menjelaskan, pihaknya telah memberikan imbauan kepada para pemandu wisata untuk senantiasa menyampaikan informasi terkini mengenai kondisi ketinggian air sungai kepada para wisatawan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa aktivitas wisata yang dilakukan tetap aman dan nyaman.
Menurut Nana, batas aman ketinggian air untuk aktivitas wisata di Green Canyon adalah di bawah 60-80 cm. Saat ini, ketinggian air sungai telah berada di bawah 50 cm, sehingga dinyatakan aman untuk berbagai aktivitas air.
Selain itu, Nana juga menyampaikan bahwa kegiatan mengarungi sungai dengan berenang atau body rafting sudah dapat dilakukan baik untuk trip jarak pendek maupun jarak jauh. Untuk trip body rafting jarak pendek, wisatawan akan diajak mengarungi sungai sejauh sekitar 300-500 meter. Sementara itu, untuk trip jarak jauh, wisatawan akan berenang sejauh sekitar 1 kilometer.
Disparbud Pangandaran mengimbau kepada seluruh wisatawan yang berkunjung ke Green Canyon untuk selalu mendengarkan instruksi dari pemandu wisata yang bertugas. Hal ini penting untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan selama beraktivitas di Green Canyon.
Dengan dibukanya kembali Green Canyon, diharapkan dapat meningkatkan kembali kunjungan wisatawan ke Kabupaten Pangandaran dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. Green Canyon tetap menjadi salah satu ikon pariwisata Pangandaran yang menawarkan keindahan alam yang memukau dan pengalaman wisata yang tak terlupakan.