Polresta Bogor Kota Libatkan Warga dalam Program 'Sahabat Raimas Presisi' untuk Jaga Kamtibmas
Polresta Bogor Kota, Jawa Barat, menggagas inisiatif partisipatif dengan meluncurkan program 'Sahabat Raimas Presisi'. Program ini bertujuan untuk mempererat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) di wilayah hukum Kota Bogor.
Kombes Eko Prasetyo, Kapolresta Bogor Kota, menjelaskan bahwa ide program ini tercetus dari interaksi di media sosial. Seorang warga menyampaikan ketertarikannya untuk ikut berpatroli bersama tim Raimas Polresta Bogor Kota melalui platform Instagram.
Menanggapi antusiasme tersebut, Kombes Eko langsung menginstruksikan jajarannya untuk membuka pendaftaran bagi masyarakat, khususnya generasi muda Kota Bogor, yang berminat bergabung dalam kegiatan patroli bersama tim Raimas. Respon yang didapatkan sungguh luar biasa, dan program ini telah berjalan hingga volume ke-6 dan akan memasuki volume ke-7. Setiap pembukaan pendaftaran dengan kuota 25 orang, selalu dibanjiri pendaftar antara 50 hingga 100 orang.
Kombes Eko mengapresiasi semangat gotong royong dan peran aktif kaum muda Kota Bogor dalam menjaga kondusivitas wilayah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi ini mengingat keterbatasan jumlah personel kepolisian dibandingkan dengan populasi masyarakat.
"Dengan melibatkan anak-anak muda, akan timbul rasa memiliki terhadap keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal mereka," ujar Kombes Eko kepada awak media pada Selasa (10/6/2025).
"Hal ini menumbuhkan partisipasi masyarakat, terutama kalangan milenial, untuk mendukung Polri dalam menjaga Kamtibmas, khususnya di Kota Bogor," tambahnya.
Dalam pelaksanaan program 'Sahabat Raimas Presisi', peserta akan secara langsung mendampingi anggota kepolisian saat berpatroli di berbagai wilayah Kota Bogor. Mereka akan diajak berkeliling dan berinteraksi dengan masyarakat. Apabila ditemukan potensi gangguan Kamtibmas, petugas akan memberikan imbauan atau melakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan prosedur.
"Jadi, nanti mereka diboncengi oleh anggota, yang perempuan dibonceng polwan. Mereka ikut patroli, terutama membubarkan kerumunan di tempat-tempat umum seperti lapangan dan taman, khususnya jika ditemukan konsumsi minuman keras," jelasnya.
Dengan mengikuti patroli, masyarakat dapat melihat langsung bagaimana proses penegakan hukum dilakukan, mulai dari pemberian imbauan hingga penindakan terhadap pelanggaran seperti tawuran atau penyalahgunaan minuman keras.
Selain fokus pada Kamtibmas, program 'Sahabat Raimas Presisi' juga dimanfaatkan untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
"Yang terpenting adalah untuk meningkatkan UMKM. Peserta patroli kadang ada yang memiliki UMKM, seperti berjualan ayam bakar, dan kita ikut membeli produk mereka. Jadi, dari kita untuk kita," ungkap Kombes Eko.
Informasi mengenai kegiatan 'Sahabat Raimas Presisi' secara rutin dibagikan melalui akun Instagram Polresta Bogor Kota, @polrestabogorkota. Bagi masyarakat yang tertarik untuk berpartisipasi dalam patroli, dapat mengikuti informasi terbaru di akun tersebut. Pendaftaran untuk Patroli Raimas Presisi volume ke-7 akan segera dibuka dengan kuota 25 orang.