PKS Prioritaskan Silaturahmi dengan Prabowo sebagai Langkah Awal Kepemimpinan Baru

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di bawah kepemimpinan Presiden Almuzzammil Yusuf, telah menetapkan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto sebagai agenda utama dalam memulai masa baktinya. Langkah ini dipandang sebagai bentuk dukungan berkelanjutan terhadap pemerintahan Prabowo, sekaligus mempererat tali silaturahmi yang telah terjalin.

Almuzzammil Yusuf menyampaikan bahwa keputusan ini selaras dengan hasil Musyawarah Majelis Syura PKS, yang secara tegas menyatakan dukungan penuh terhadap program-program pemerintahan Presiden Prabowo. PKS berkomitmen untuk berkontribusi aktif dalam mewujudkan keberhasilan program-program tersebut, demi kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia. Pertemuan dengan Prabowo dianggap penting untuk menyampaikan pesan ini secara langsung.

"Kami ingin menyampaikan secara langsung kepada Presiden Prabowo bahwa kepengurusan PKS yang baru siap melanjutkan dan memperkuat dukungan terhadap program-program beliau. Bagi PKS, kesuksesan program Presiden Prabowo adalah kebahagiaan seluruh masyarakat Indonesia," ujar Almuzzammil.

Meski demikian, Almuzzammil belum dapat memastikan kapan pertemuan tersebut akan terlaksana. Pihaknya akan menyesuaikan dengan jadwal yang ditetapkan oleh Presiden Prabowo, mengingat padatnya agenda kepala negara.

Setelah bertemu dengan Prabowo, PKS juga berencana untuk melakukan silaturahmi dengan pimpinan partai politik lainnya, terutama yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen PKS untuk melanjutkan tradisi politik silaturahmi, membangun komunikasi yang baik antar partai politik, dan berkontribusi dalam menciptakan iklim politik yang kondusif.

"Komitmen kepengurusan baru PKS adalah melanjutkan tradisi politik silaturahmi. Setelah bertemu dengan Presiden Prabowo, kami berencana untuk bersilaturahmi dengan pimpinan partai politik, khususnya yang berada di Koalisi Indonesia Maju," pungkasnya.

Dalam Musyawarah Majelis Syura PKS sebelumnya, telah diumumkan susunan kepengurusan baru PKS periode 2025-2030.

Berikut adalah susunan lengkap kepengurusan PKS:

  • Ketua Majelis Syura: Mohamad Sohibul Iman
  • Wakil Ketua Majelis Syura: Ahmad Syaikhu, Suharna Surapranata, Aunur Rafiq Shaleh Tamhid
  • Sekretaris Majelis Syura: Suswono
  • Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP): Mulyanto
  • Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP): Muslih Abdul Karim
  • Presiden PKS: Al Muzzammil Yusuf
  • Sekretaris Jenderal PKS: Muhammad Kholid
  • Bendahara Umum: Noerhadi
  • Kepala Kantor Staf Presiden (KSP): Pipin Sopian

Proses pemilihan presiden PKS dan jajaran pengurus lainnya dilakukan melalui mekanisme e-voting yang melibatkan seluruh kader PKS di berbagai wilayah Indonesia. Proses ini tetap mengedepankan nilai-nilai kekeluargaan, kebersamaan, dan semangat kolektifitas yang menjadi ciri khas PKS.