Kecerdasan Jay Idzes di Balik Eksekusi Penalti Ole Romeny: Pengakuan Thom Haye

Pertandingan krusial antara Tim Nasional Indonesia melawan China pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), menyisakan cerita menarik di balik layar, khususnya terkait eksekusi penalti yang sukses dikonversi menjadi gol oleh Ole Romeny. Gelandang andalan Timnas Indonesia, Thom Haye, mengungkapkan detail penting mengenai momen tersebut, menyoroti peran cerdas yang dimainkan oleh Jay Idzes, sang kapten tim.

Gol semata wayang Romeny melalui titik putih pada menit ke-45, memastikan kemenangan tipis 1-0 bagi Indonesia dalam laga lanjutan putaran ketiga Grup C. Kemenangan ini sangat penting bagi Indonesia dalam upaya mereka untuk lolos ke putaran berikutnya. Namun, sebelum Romeny berhasil menjebol gawang China, sempat terjadi momen menegangkan akibat peninjauan VAR (Video Assistant Referee) yang memakan waktu cukup lama.

"Penantian karena VAR memang terkadang menjengkelkan, tetapi kita harus terbiasa dengan itu," ujar Thom Haye dalam sebuah wawancara. Haye menambahkan bahwa penantian panjang tersebut akhirnya membuahkan hasil positif karena keputusan wasit berpihak kepada Indonesia.

Lebih lanjut, Haye mengungkapkan bahwa di tengah ketidakpastian saat wasit meninjau insiden melalui monitor, Jay Idzes mengambil inisiatif yang menunjukkan jiwa kepemimpinannya di lapangan. Tindakan Idzes inilah yang menurut Haye sangat berperan dalam kesuksesan penalti Romeny. "Saya sempat berbicara dengan Jay setelah pertandingan. Sebenarnya, kami semua sudah tahu sebelum pertandingan bahwa Ole akan menjadi eksekutor penalti. Itu sudah disepakati," jelas Haye.

"Jay dengan sigap mengambil bola, dan menurut saya itu adalah tindakan yang sangat cerdas. Sejujurnya, saya sendiri juga ingin melakukan hal yang sama," lanjut Haye sambil tersenyum.

Tindakan Idzes mengambil bola dan berdiri di dekat titik penalti memiliki dampak psikologis yang signifikan terhadap pemain China. Alih-alih fokus mengintimidasi Romeny, para pemain China justru teralihkan perhatiannya kepada Idzes, yang seolah-olah akan menjadi penendang penalti. "Dengan begitu, fokus lawan tidak tertuju langsung kepada Ole. Tidak ada pemain China yang secara langsung mencoba mengganggu Ole. Mereka justru berusaha mengintimidasi Jay. Itu adalah tindakan seorang kapten yang sangat cerdas dan patut diacungi jempol," puji Haye.

Setelah penalti dikonfirmasi oleh wasit, Ole Romeny maju sebagai eksekutor. Meskipun harus menunggu cukup lama akibat peninjauan VAR, Romeny menunjukkan ketenangan yang luar biasa dalam menjalankan tugasnya. "Penalti yang sangat tenang dari Ole. Kiper mereka melompat sangat cepat ke arah bola, tetapi Ole tetap fokus dan berhasil mencetak gol," kata Haye memberikan pujian.

Gol tersebut menjadi gol ketiga Romeny untuk Timnas Indonesia dalam tiga pertandingan berturut-turut, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri tim Garuda menjelang pertandingan selanjutnya.