Aksi Bersih Pantai Kenjeran Angkat Ratusan Kilogram Sampah, Didominasi Sampah Plastik

Ratusan kilogram sampah berhasil diangkut dari Pantai Kenjeran, Surabaya, dalam kegiatan Beach Clean Up III yang diselenggarakan oleh komunitas Marine Buddies Surabaya bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Ilmu Ekonomi Universitas Airlangga. Aksi bersih-bersih pantai ini berhasil mengumpulkan total 580 kilogram sampah, dengan mayoritas berupa sampah plastik.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu, 8 Juni 2025 ini merupakan bagian dari peringatan Hari Laut Sedunia (World Oceans Day) 2025. Koordinator Lapangan Beach Clean Up III dari Marine Buddies Surabaya, Jonatan Aditia Sihombing, menjelaskan bahwa dari total sampah yang dikumpulkan, 136 kilogram adalah sampah plastik, 153 kilogram sampah rumah tangga, dan 290 kilogram sisanya merupakan sampah lain seperti kayu dan kaca. Meskipun secara massa sampah plastik tidak seberat kayu atau kaca, namun volumenya mendominasi keseluruhan sampah yang ditemukan.

Jonatan menambahkan, permasalahan sampah di laut dan pantai Surabaya bukan hanya berasal dari aktivitas warga sekitar. Sebagian besar sampah justru merupakan kiriman dari daerah lain seperti Madura, Gresik, dan Pulau Bawean. Hal ini menyebabkan upaya pembersihan pantai memiliki dampak yang terbatas, karena permasalahan sampah laut bersifat kompleks dan melibatkan faktor eksternal yang sulit dikontrol.

Koordinator Kota Marine Buddies Surabaya, Muchammad Alydrus, menekankan bahwa kegiatan Beach Clean Up bukanlah solusi utama untuk mengatasi masalah sampah di laut Surabaya. Oleh karena itu, pihaknya lebih berfokus pada upaya edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah pesisir, mengenai dampak negatif sampah terhadap ekosistem laut. Edukasi ini ditujukan untuk menumbuhkan pemahaman akan pentingnya menjaga kebersihan laut sebagai sumber kehidupan.

Sampah-sampah yang berhasil dikumpulkan dalam kegiatan ini akan diserahkan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya untuk diolah lebih lanjut. Aksi bersih pantai ini melibatkan sekitar 250 peserta dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, anggota Karang Taruna, dan masyarakat umum. Kegiatan dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan edukasi tentang cara memilah sampah, dilanjutkan dengan pembersihan pantai dari pukul 07.40 hingga 08.40 WIB.

Beach Clean Up III mengusung tema “Sustaining What Sustains Us!”, yang bertujuan untuk mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan pantai dan kelestarian ekosistem laut. Laut merupakan ekosistem penting dan sumber kehidupan bagi manusia serta makhluk hidup lainnya. Kebiasaan membuang sampah sembarangan di laut akan merusak sumber kehidupan tersebut.