Cut Syifa: Berkuda sebagai Sarana Spiritual dan Aktualisasi Diri
Aktris muda berbakat, Cut Syifa, kini tengah menikmati hobi barunya yang memacu adrenalin: berkuda. Lebih dari sekadar kegiatan rekreasi, bagi Syifa, berkuda menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan spiritual dan pengembangan diri.
Ketertarikannya pada dunia hewan, khususnya kuda, menjadi pendorong utama Syifa untuk mendalami olahraga ini. Baginya, berkuda bukan hanya tentang keterampilan menunggang, tetapi juga tentang membangun koneksi yang mendalam dengan makhluk hidup lain. "Aku memang pecinta binatang," ungkap Syifa saat ditemui di Jakarta Pusat. "Dan Allah mudahkan ketika aku hijrah, ketika aku mulai berhijab pun, Allah datangkan orang-orang yang memang secara gak langsung itu mendekatkan diri aku ke apa yang disunahkan, apa yang Allah inginkan."
Syifa mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada berkuda muncul secara alami, seiring dengan pergaulannya dengan teman dan saudara yang juga memiliki hobi serupa. Sejak Maret tahun lalu, ia mulai rutin berlatih dan merasakan manfaat positif dari kegiatan ini. "Mungkin memang udah jalannya, sama teman-teman kenal, sama saudara yang saudara juga berkudanya. Sekarang jadi berkuda," ujarnya.
Perjalanan Syifa dalam berkuda tidak selalu mulus. Ia bahkan pernah mengalami insiden jatuh saat mengikuti kompetisi. Namun, kejadian tersebut tidak menyurutkan semangatnya. Justru, pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga untuk lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat berkuda.
"Jujur sebenarnya aku gak tahu cederanya atau gak, tapi karena memang jatuh dan alhamdulillah itu kenapa harus safety banget ketika berkuda. Pakai body protector dan gak kenapa-kenapa, agak keseleo sedikit, tapi gak masalah," jelasnya. Syifa menyadari pentingnya perlengkapan keselamatan yang memadai untuk meminimalisir risiko cedera saat berlatih atau bertanding.
Selain aspek fisik, Syifa juga merasakan adanya ikatan emosional yang kuat dengan kuda tunggangannya. Ia merasa beruntung dapat menemukan kuda yang memiliki karakter yang sesuai dengan dirinya. Kuda tersebut menjadi partner yang baik dalam berlatih maupun saat mengikuti kompetisi.
"Bonding-nya ya masyaallah sih, Allah mudahkan aja. Ketemu karakter kuda yang kurang lebih sama kayak aku. Ya aktif ketika aktif, ketika lagi kompetisi, tapi kalem banget kalau lagi sayang-sayang. Alhamdulillah ketemu sama kuda yang baik dan udah jadi kuda aku sekarang," ungkap Syifa dengan penuh syukur.
Syifa tidak menutup kemungkinan untuk mengembangkan hobinya ini secara profesional. Ia berencana untuk terus mengikuti kompetisi berkuda jika ada kesempatan. "Insyaallah kalau ada jalannya, Allah mudahkan ikut lagi. Bulan ini ada, insyaallah bulan ini akan ada kompetisi lagi, akhir bulan, insyaallah," pungkasnya. Bagi Syifa, berkuda bukan hanya sekadar hobi, tetapi juga sarana untuk menguji kemampuan diri, menjalin silaturahmi, dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Berikut adalah daftar perlengkapan keselamatan berkuda yang digunakan Cut Syifa:
- Body protector
Kompetisi berkuda yang akan diikuti Cut Syifa akan dilaksanakan pada akhir bulan ini.