Diduga Cemburu Saat Bermain Game Online, Seorang Suami di Kendari Lakukan Kekerasan pada Istri

Kasus kekerasan dalam rumah tangga kembali mencoreng citra kehidupan berkeluarga. Kali ini, insiden tersebut terjadi di Kendari, Sulawesi Tenggara, melibatkan seorang suami berinisial YE (25) yang tega menganiaya istrinya, DS (23), lantaran dipicu oleh tuduhan perselingkuhan saat bermain game online Mobile Legends.

Menurut keterangan dari Kanit Reskrim Polsek Mandonga, Ipda Andry Irwanto, peristiwa bermula ketika DS menuduh YE berselingkuh dengan teman wanitanya saat sedang asyik bermain game. Tuduhan ini rupanya menyulut emosi YE, yang berujung pada tindakan kekerasan terhadap istrinya.

Insiden tersebut terjadi di kediaman pasangan suami istri ini, yang terletak di Jalan Laute Baru I, Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Mandonga, pada hari Selasa (3/6) sekitar pukul 19.30 Wita. Setelah mengalami penganiayaan, DS kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

"Kita tetapkan sebagai tersangka dan masih kita tahan sampai sekarang," tegas Andry, menunjukkan bahwa pihak kepolisian bertindak cepat dalam menangani kasus ini.

Akibat penganiayaan tersebut, DS mengalami luka memar di beberapa bagian tubuhnya. Menurut keterangan, YE memukul istrinya menggunakan bakul plastik berwarna merah muda.

"Dipukul pakai bakul plastik warna pink di tangan kiri dan betis," jelas Andry.

Lebih lanjut, Andry mengungkapkan bahwa motif penganiayaan ini adalah karena YE merasa tersinggung dengan tuduhan perselingkuhan yang dilayangkan oleh istrinya. Tindakan kekerasan tersebut, kata Andry, terjadi secara spontan karena pelaku tidak dapat mengendalikan emosinya.

"Tersangka ini tidak terima dituduh selingkuh dengan perempuan teman mabarnya, di situ terjadi penganiayaan," pungkasnya.

DS sendiri dikabarkan enggan untuk berdamai dengan suaminya dan meminta agar proses hukum tetap dilanjutkan. Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya komunikasi yang baik dalam rumah tangga dan bahaya dari tindakan kekerasan, apapun alasannya.