Hitung Mundur 5 Abad Jakarta di Bundaran HI Tuai Ragam Tanggapan

Pemasangan Instalasi Countdown 500 Tahun Jakarta: Simbol Semangat Menuju Kota Global?

Kehadiran instalasi countdown atau hitung mundur perayaan 500 tahun Kota Jakarta di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Instalasi yang menampilkan angka hitung mundur menuju tahun 2027 ini, memunculkan berbagai reaksi dan pertanyaan, khususnya mengenai urgensi pemasangan yang dianggap terlalu dini.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memberikan penjelasan terkait hal ini. Menurutnya, inisiasi pemasangan instalasi tersebut telah dilakukan sebelum masa jabatannya. Beliau menekankan bahwa dirinya akan melanjutkan program yang dipandang sebagai simbolisasi semangat Jakarta dalam menyongsong usia 5 abad.

"Ini merupakan spirit, menunjukkan bahwa Jakarta sudah waktunya untuk betul-betul menjadi kota global, berbenah diri,” ujar Pramono. Lebih lanjut, Pramono menjelaskan bahwa countdown ini bukan sekadar dekorasi prematur, melainkan representasi dari ambisi dan persiapan Jakarta untuk bertransformasi menjadi kota global dalam kurun waktu dua tahun mendatang.

Pemprov Jakarta Jadikan London dan New York Sebagai Tolok Ukur

Dalam upaya mewujudkan visi Jakarta sebagai kota global, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menjadikan dua kota besar dunia, London dan New York, sebagai benchmarking. Pemilihan kedua kota ini didasarkan pada representasi keberagaman dan kemajuan yang dinilai relevan dengan konteks Jakarta.

"New York itu baru 401 tahun, Jakarta mau ke-500 dua tahun lagi. Sehingga dengan demikian, ini menjadi tantangan tersendiri, maka kenapa untuk benchmarking sebagai kota global, kami menggunakan New York dan London,” terang Pramono. Ia meyakini bahwa langkah ini dapat menjadi pemicu dan tolok ukur bagi Jakarta dalam mencapai status kota global yang diidamkan.

Reaksi Warga Terhadap Instalasi Countdown

Terlepas dari penjelasan Pemprov Jakarta, sebagian warga masih mempertanyakan relevansi pemasangan instalasi countdown saat ini. Roni, seorang warga yang ditemui di sekitar Bundaran HI, berpendapat bahwa pemasangan tersebut terkesan terburu-buru. "Kalau menurut saya kecepetan. Masih dua tahun lagi, belum tentu orang tahu itu countdown buat ulang tahun Jakarta," ungkapnya.

Secara visual, instalasi countdown ini cukup mencolok. Layar digital setinggi kurang lebih enam meter itu menampilkan angka hitung mundur yang menunjukkan sisa waktu menuju perayaan 5 abad Jakarta. Keberadaannya yang strategis di Bundaran HI menjadikannya sorotan bagi warga yang melintas di kawasan tersebut. Pemasangan instalasi ini menuai berbagai reaksi dari masyarakat, mulai dari dukungan hingga keraguan atas urgensinya. Pihak pemerintah berharap hitung mundur ini dapat memacu semangat untuk menjadikan Jakarta sebagai kota bertaraf internasional.