Syifa Hadju Ajak Generasi Muda Lestarikan Lingkungan Lewat Gaya Hidup Sehat
Aktris muda berbakat, Syifa Hadju, menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dengan mengampanyekan gaya hidup sehat dan ramah lingkungan. Di tengah momentum Hari Peduli Lingkungan Hidup Sedunia, Syifa Hadju mengajak generasi muda untuk lebih sadar akan pentingnya menjaga bumi melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Syifa Hadju mengungkapkan bahwa kesadaran akan isu lingkungan ini mendorongnya untuk memilih produk-produk yang berkelanjutan. Ia mencontohkan keputusannya menggunakan pembalut berbahan organik yang ramah lingkungan. Pembalut yang dipilihnya menggunakan bahan bio material dari tebu dan botanical oil. Ia menjelaskan bahwa produk ini tidak hanya nyaman dan aman bagi kesehatan, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi lingkungan karena mudah didaur ulang dan mengurangi dampak sampah.
"Sebagai perempuan generasi muda, aku sangat meyakini bahwa kita semua bertanggung jawab untuk menjaga kelestarian lingkungan, dan hal itu bisa dilakukan melalui kebiasaan yang kita lakukan sehari-hari," ungkap Syifa Hadju saat ditemui di Jakarta.
Selain memilih produk perawatan yang ramah lingkungan, Syifa Hadju juga berupaya mengurangi penggunaan plastik dalam kegiatan sehari-harinya. Ia kini selalu membawa tas belanja kain (tote bag) saat berbelanja untuk mengurangi ketergantungan pada kantong plastik sekali pakai. Meskipun mengakui bahwa membawa banyak barang dalam tote bag terkadang merepotkan, ia menyadari dampak positifnya bagi lingkungan.
"Aku lagi membiasakan diri membawa tote bag, meski capek juga ya bawa bawaan banyak, tapi benar juga ya kalau bawa plastik banyak kan gak ramah buat Bumi. Ini langkah perubahan aku untuk care ke lingkungan dan kesehatan aku," katanya.
Syifa Hadju berharap inisiatif kecil yang dilakukannya dapat menginspirasi lebih banyak orang, khususnya generasi muda, untuk mengadopsi gaya hidup yang lebih berkelanjutan. Ia percaya bahwa setiap tindakan kecil, jika dilakukan secara kolektif, dapat memberikan dampak besar bagi kelestarian bumi.
Menurut Heni Indrayati, Corporate Planning Division Head PT Uni-Charm Indonesia Tbk, semua bagian termasuk kemasan dan karton berbahan ramah lingkungan. Kalau sebelumnya masih belum semua, masih bahan konvensional, walaupun 100 persen bio material, masih belum gunakan bahan ramah lingkungan, tapi untuk kali ini limited dan produk ramah lingkungan.