Ayam Goreng Widuran Solo Masih Sepi Pengunjung Pasca-Polemik dan Izin Pembukaan

Warung Ayam Goreng Widuran di Solo, Jawa Tengah, masih belum menunjukkan tanda-tanda aktivitas normal meski Pemerintah Kota Solo telah memberikan lampu hijau untuk kembali beroperasi. Warung makan yang sempat viral karena polemik penggunaan bahan baku yang tidak halal ini, terpantau masih tutup dan sepi pengunjung.

Dari pantauan terkini, gerbang warung berwarna putih tampak tertutup rapat. Sebuah mobil terlihat terparkir di depan warung, dan spanduk berwarna merah masih terpasang, menandakan identitas tempat usaha tersebut. Normalnya, warung ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 18.00 WIB.

Menurut Ushar, seorang pedagang angkringan yang berjualan di sekitar lokasi, selama penutupan warung, tidak ada aktivitas berarti di tempat tersebut. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa masih banyak pelanggan yang menanyakan kapan warung ayam goreng tersebut akan kembali buka.

"Praktis tidak ada aktivitas sama sekali. Tapi, masih banyak yang bertanya-tanya kapan buka, kapan ada lagi," ungkap Ushar.

Ia menambahkan, selama penutupan, tidak terlihat adanya aktivitas keluar masuk orang dari warung. Informasi yang ia dapatkan, sebagian besar karyawan Ayam Goreng Widuran telah pulang ke kampung halaman masing-masing.

"Tidak ada yang keluar masuk. Karyawan semua sudah pulang kampung. Warung kosong, tidak ada orang. Tapi, tetap banyak yang menanyakan, terutama warga Tionghoa, kapan buka lagi," jelasnya.