Keteladanan Rayyan: Siswa SD di Lumajang Kurbankan Kambing Hasil Ternak Sendiri
Di sebuah pagi yang cerah di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ar Rohmah, Yosowilangun, Lumajang, Jawa Timur, pemandangan tak biasa menyambut para siswa dan guru. Seorang bocah lelaki, dengan senyum merekah, menuntun seekor kambing memasuki area sekolah. Dialah Rayyan Akbar Ramadhan, siswa kelas 3 yang membawa serta hewan kurban hasil jerih payahnya sendiri.
Rayyan, yang baru berusia belia, telah menunjukkan kedewasaan spiritual yang mengagumkan. Empat tahun lamanya, ia dengan tekun merawat kambing-kambingnya, menyisihkan uang jajan demi mewujudkan niat mulianya untuk berkurban. Kisah ini bermula ketika Rayyan menerima seekor kambing jantan dari kakeknya. Dengan penuh tanggung jawab, ia merawat kambing tersebut, memberi makan, membersihkan kandang, dan memastikan kesehatannya. Kecintaannya pada hewan dan ketekunannya membuahkan hasil. Kambing pemberian kakeknya berkembang biak menjadi delapan ekor.
"Awalnya Rayyan dikasih kambing satu sama kakeknya, terus saya bilang biar kambingnya banyak, Rayyan harus punya teman. Akhirnya Rayyan nabung dari uang jajannya sendiri buat beli satu ekor lagi pasangannya," ujar Linda, ibunda Rayyan.
Keinginan Rayyan untuk berkurban muncul dari pemahaman mendalam tentang makna Idul Adha. Lingkungan keluarga dan sekolah yang kondusif menanamkan nilai-nilai berbagi dan kepedulian terhadap sesama. Ketika orang tuanya bertanya apakah ia bersedia mengurbankan salah satu kambingnya, Rayyan tanpa ragu menjawab setuju. Baginya, berkurban adalah wujud syukur dan cara untuk berbagi kebahagiaan dengan orang lain. Salah satu kambing terbaiknya pun terpilih untuk dikurbankan di SDIT Ar Rohmah, tempat ia menimba ilmu.
"Kata bu guru, kalau berbagi dapat pahala," ucap Rayyan dengan polos.
Kepala SDIT Ar Rohmah, Yulia Astutik, mengungkapkan rasa bangganya atas inisiatif Rayyan. Menurutnya, kisah Rayyan adalah bukti bahwa usia bukanlah batasan untuk berbuat kebaikan. Setiap tahunnya, selalu ada siswa SDIT Ar Rohmah yang terinspirasi untuk berkurban secara mandiri. Kambing kurban dari Rayyan akan disembelih setelah Shalat Idul Adha dan dagingnya akan dibagikan kepada warga sekitar sekolah. Kisah Rayyan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak lain untuk memiliki semangat berbagi dan mewujudkan impian dengan kerja keras dan ketulusan hati.
Kisah Rayyan Akbar Ramadhan, siswa SDIT Ar Rohmah yang berkurban kambing hasil ternaknya sendiri, adalah teladan bagi kita semua. Kisah ini mengajarkan tentang:
- Ketekunan dan Kesabaran: Rayyan merawat kambingnya selama empat tahun dengan penuh ketekunan dan kesabaran.
- Niat yang Tulus: Keinginan Rayyan untuk berkurban didasari oleh niat yang tulus untuk berbagi dan mendapatkan pahala.
- Pengaruh Lingkungan: Keluarga dan sekolah berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai berbagi dan kepedulian pada diri Rayyan.
- Usia Bukanlah Penghalang: Rayyan membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk melakukan hal-hal besar.
Semoga kisah Rayyan ini dapat menginspirasi kita semua untuk berbuat kebaikan dan memberikan manfaat bagi sesama.