Kemenparekraf Siapkan Strategi Jitu Guna Sukseskan Program Stimulus Libur Sekolah Nasional

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bergerak cepat untuk mendukung implementasi paket stimulus konsumsi domestik yang difokuskan pada periode libur sekolah Juni-Juli 2025. Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, memaparkan empat strategi utama yang disiapkan Kemenparekraf untuk memastikan program ini berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi nasional.

Kebijakan stimulus ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan. Dalam rapat tersebut, Kemenparekraf mendapatkan mandat untuk ikut serta dalam program stimulus yang mencakup berbagai insentif, mulai dari diskon tarif transportasi umum, potongan tarif tol, hingga subsidi upah. Tujuannya adalah untuk mendorong masyarakat agar lebih banyak berwisata di dalam negeri selama periode libur sekolah.

Berikut adalah empat strategi utama Kemenparekraf dalam mendukung program stimulus libur sekolah:

  • Kampanye Libur #DiIndonesiaAja: Kampanye ini bertujuan untuk menggugah semangat masyarakat agar memilih berlibur di Indonesia. Strategi yang digunakan meliputi promosi digital secara masif, penayangan iklan di berbagai media nasional, serta menjalin kemitraan strategis dengan biro perjalanan wisata.
  • Promo Diskon Bersama Online Travel Agent (OTA): Kemenparekraf bekerja sama dengan berbagai OTA untuk menawarkan potongan harga menarik pada berbagai produk wisata, seperti tiket pesawat domestik, tiket masuk ke destinasi wisata, hingga paket wisata desa. Inisiatif ini diharapkan dapat menarik minat wisatawan dan menghasilkan tambahan 5.750 perjalanan wisata selama periode Juni-Juli.
  • Kolaborasi Industri untuk Paket Wisata: Kemenparekraf menggandeng pelaku industri pariwisata, termasuk agen perjalanan wisata dan penyedia akomodasi, untuk menawarkan paket liburan sekolah dengan potongan harga khusus, minimal 10%. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing paket wisata domestik dan menarik lebih banyak wisatawan.
  • Promosi Event Daerah (Karisma Event Nusantara): Kemenparekraf memberikan dukungan promosi dan publikasi terhadap 31 event daerah yang akan diselenggarakan selama musim libur sekolah. Dukungan ini diharapkan dapat meningkatkan awareness masyarakat terhadap event-event tersebut dan mendorong mereka untuk mengunjungi daerah-daerah yang menyelenggarakan event tersebut.

Dengan kombinasi strategi promosi yang gencar, pemberian diskon yang menarik, dan dukungan terhadap event daerah, Kemenparekraf optimis bahwa program stimulus libur sekolah ini akan berhasil mencapai target yang ditetapkan, yaitu 1,08 miliar perjalanan wisatawan nusantara. Lebih jauh lagi, diharapkan program ini dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan ekonomi nasional secara keseluruhan di kuartal ke-2 tahun 2025.