Sinergi Polisi dan Satpol PP Bandung Gencarkan Sosialisasi Jam Malam Pelajar

Patroli Gabungan Tingkatkan Kesadaran Jam Malam Pelajar di Bandung

Upaya penegakan disiplin terhadap pelajar di Kota Bandung terus digalakkan. Polrestabes Bandung bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) meningkatkan intensitas patroli dan sosialisasi terkait jam malam pelajar, sebagai bentuk dukungan terhadap program yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Pada sebuah malam, petugas gabungan menyisir sejumlah titik keramaian yang menjadi pusat aktivitas warga, termasuk area di sekitar Jalan Asia Afrika dan Jalan Braga. Dengan menggunakan pengeras suara, petugas secara persuasif mengimbau para pelajar yang masih berada di luar rumah untuk segera kembali ke kediaman masing-masing sebelum pukul 21.00 WIB. Patroli ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para pelajar tentang pentingnya istirahat yang cukup dan menghindari kegiatan yang kurang bermanfaat di malam hari.

Petugas yang berpatroli tidak hanya menyampaikan imbauan secara umum, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para pelajar. Seorang polwan, misalnya, menyapa sekelompok remaja yang sedang asyik berswafoto di Jalan Braga. Ia menanyakan apakah mereka masih bersekolah dan mengingatkan tentang jam malam yang telah ditetapkan. Para remaja tersebut mengakui bahwa mereka masih bersekolah di SMA dan mengetahui adanya imbauan dari pemerintah provinsi. Setelah memberikan penjelasan dan mencatat data diri mereka, petugas meminta para remaja tersebut untuk segera pulang.

Tidak semua pelajar langsung merespons positif imbauan petugas. Beberapa di antaranya bahkan terlihat panik dan berusaha menghindar. Namun, petugas dengan sabar dan ramah menjelaskan maksud dan tujuan dari sosialisasi jam malam ini. Bahkan, ketika menemukan dua pelajar putri yang mengaku pergi ke Braga bersama ayah mereka, petugas langsung berkoordinasi dengan sang ayah untuk memberikan pengertian agar lebih memperhatikan pergaulan anak-anaknya dan memastikan mereka tidak berkeliaran hingga larut malam.

Selain patroli keliling, Polrestabes Bandung juga mengerahkan mobil penyuluhan Binmas yang dilengkapi dengan pengeras suara. Mobil ini berkeliling di area-area strategis sambil menyampaikan pesan-pesan edukatif tentang jam malam pelajar. Meskipun masih banyak ditemukan remaja yang berada di luar rumah pada saat patroli, baik yang bersama orang tua, pembimbing, maupun teman sebaya, mereka umumnya bersedia membubarkan diri setelah mendapatkan imbauan dari petugas.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mengedukasi masyarakat, khususnya para pelajar, tentang pentingnya mematuhi jam malam. Ia menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan saat ini masih bersifat persuasif dan edukatif. Namun, ia tidak menutup kemungkinan akan mengambil tindakan yang lebih tegas jika masih ditemukan pelajar yang melanggar jam malam. Rencananya, pelajar yang kedapatan berkeliaran di atas pukul 21.00 akan didata dan orang tua mereka akan dipanggil untuk diberikan pembinaan.

Kombes Pol Budi Sartono menambahkan bahwa kegiatan sosialisasi dan patroli jam malam ini akan dilakukan secara berkelanjutan oleh seluruh jajaran kepolisian sektor (Polsek) hingga tingkat kecamatan. Mereka akan secara rutin melakukan patroli di tempat-tempat yang dianggap menjadi lokasi berkumpulnya para pelajar di malam hari, sebagai upaya menciptakan lingkungan yang kondusif dan mencegah terjadinya tindakan kriminalitas yang melibatkan anak-anak muda.