Polisi Ringkus Empat Tersangka Penyerangan Warga di Ciledug, Motif Dendam Pribadi Terungkap

Aparat kepolisian berhasil mengamankan empat orang yang diduga kuat terlibat dalam aksi penyerangan terhadap warga di kawasan Ciledug, Kota Tangerang. Penangkapan ini dilakukan setelah serangkaian penyelidikan mendalam terkait insiden yang meresahkan masyarakat tersebut.

Kompol Dalby, Kapolsek Ciledug, mengonfirmasi penangkapan tersebut. "Sudah kami amankan empat orang. Saat ini, tim kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku utama lainnya yang terlibat dalam aksi penyerangan ini," ujarnya.

Iptu Wito, Kanit Reskrim Polsek Ciledug, menambahkan bahwa insiden penyerangan ini dipicu oleh masalah pribadi antara salah satu pelaku dengan seorang warga. Perselisihan yang terjadi sebelumnya menjadi pemicu utama aksi kekerasan tersebut. "Motifnya adalah dendam pribadi. Salah satu pelaku merasa sakit hati karena kejadian sebelumnya dan mengajak teman-temannya untuk melakukan penyerangan," jelas Iptu Wito.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi penyerangan tersebut melibatkan sekitar 10 orang yang datang menggunakan lima sepeda motor. Mereka menyerbu warga yang sedang berada di Jalan Metland, Pondok Bahar, Karang Tengah, Kota Tangerang, pada Minggu dini hari (1/6/2025) sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat serangan brutal ini, tiga orang warga mengalami luka-luka. Dua di antaranya telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan medis, sementara satu orang masih harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa para pelaku menggunakan senjata tajam dalam melakukan aksinya. "Para pelaku secara membabi buta menyerang korban dan saksi menggunakan senjata tajam jenis celurit," ungkap Kombes Pol Ade Ary. Akibat serangan tersebut, korban berinisial S mengalami luka robek di dada kanan, saksi I mengalami luka robek di tengkuk leher, dan saksi R mengalami luka di lengan kiri dan kepala.

Berikut adalah rincian luka yang dialami para korban:

  • Korban S: Luka robek pada dada kanan, tepatnya di area pangkal ketiak lengan kanan.
  • Saksi I: Luka robek pada bagian tengkuk leher.
  • Saksi R: Luka pada bagian lengan kiri dan kepala.

Kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian untuk menangkap seluruh pelaku yang terlibat dan mengungkap motif sebenarnya di balik aksi penyerangan tersebut. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab.