KAI Daop 2 Bandung Tawarkan Potongan Harga Tiket Kereta Api Hingga 20 Persen Sambut Libur Sekolah 2025

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mengumumkan inisiatif menarik untuk menyambut libur sekolah pada Juni dan Juli 2025. Penumpang kereta api berkesempatan menikmati diskon tiket hingga 20 persen untuk berbagai rute perjalanan.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari keputusan pemerintah untuk mendukung sektor pariwisata dan mobilitas masyarakat selama periode libur sekolah. Manajer Humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan bahwa program bertajuk "Diskon School Holiday" ini berlaku untuk seluruh kereta api komersial antar kota yang dioperasikan oleh KAI. Namun, perlu diperhatikan bahwa penawaran ini tidak berlaku untuk layanan kereta api mewah seperti Luxury, Compartment, Priority, Panoramic, dan kereta wisata lainnya.

"PT KAI Daop 2 Bandung memberikan diskon hingga 20 persen bagi pengguna KA pada masa libur sekolah," ungkap Kuswardojo melalui pesan singkat pada hari Selasa, 3 Juni 2025.

Periode Pembelian dan Keberangkatan

Kuswardojo menambahkan informasi penting terkait periode pembelian dan keberangkatan. Tiket diskon dapat dibeli mulai tanggal 23 Mei hingga 8 Juni 2025 melalui semua saluran penjualan tiket resmi KAI. Periode keberangkatan yang berlaku untuk tiket diskon ini adalah antara 15 Juni hingga 15 Juli 2025.

Tingkat Keterisian Kereta Api

Saat ini, tingkat keterisian (okupansi) kereta api masih berada di angka 60 persen. Menurut Kuswardojo, hal ini wajar mengingat masa libur sekolah masih beberapa waktu lagi dan adanya libur panjang Idul Adha yang juga mempengaruhi pola perjalanan masyarakat.

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan tiket selama masa libur sekolah, Kuswardojo mengimbau masyarakat untuk segera memesan tiket kereta api jauh-jauh hari, terutama untuk tanggal-tanggal favorit. Hal ini penting untuk memastikan ketersediaan tempat dan menghindari kehabisan tiket.

Dukungan Pemerintah dan Dampak Ekonomi

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah menyampaikan bahwa pemberian diskon tiket kereta api ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menyambut libur sekolah dan tahun ajaran baru. Diharapkan, kebijakan ini dapat mendorong kegiatan positif bagi anak-anak selama libur sekolah sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi domestik melalui peningkatan perjalanan di dalam negeri.

Sri Mulyani memperkirakan bahwa sekitar 2,8 juta penumpang akan memanfaatkan moda transportasi kereta api selama periode Juni dan Juli. "Diperkirakan akan dinikmati oleh 2,8 juta penumpang kereta api dalam periode Juni dan Juli, yaitu pada saat tahun ajaran sedang libur dan diharapkan bisa meningkatkan aktivitas ekonomi dalam negeri," ujarnya.

Dengan adanya diskon tiket kereta api ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat memanfaatkan transportasi kereta api untuk berbagai keperluan, baik untuk berlibur, mengunjungi keluarga, maupun untuk perjalanan lainnya. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian secara keseluruhan.