Tergiur Iming-Iming Hadiah Motor, Warga Lampung Jadi Korban Penipuan Berkedok Doorprize
Seorang warga Lampung Tengah, bernama Okto, menjadi korban penipuan setelah tergiur iming-iming hadiah (doorprize) sepeda motor. Modus penipuan ini dilakukan oleh oknum yang mengaku sebagai penjual kompor listrik di sebuah pusat perbelanjaan di Lampung Selatan. Akibatnya, Okto mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.
Kejadian bermula ketika Okto dan istrinya mengunjungi sebuah mal di Kecamatan Natar pada akhir Mei 2025. Mereka tertarik dengan booth yang menawarkan kompor induksi listrik dengan harga yang relatif terjangkau. Okto kemudian memutuskan untuk membeli kompor tersebut dengan harga sekitar Rp 2 juta.
Setelah pembelian, Okto dihubungi oleh seseorang berinisial IR, yang mengaku sebagai supervisor booth. IR menginformasikan bahwa Okto berhak mendapatkan hadiah doorprize berupa satu unit sepeda motor matik. Namun, untuk mencairkan hadiah tersebut, Okto diminta untuk memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk membayar biaya pengeluaran unit dari diler sebesar Rp 2,19 juta.
Tak hanya itu, IR juga menawarkan asuransi kendaraan dengan iming-iming benefit sebesar Rp 80 juta. IR meyakinkan Okto bahwa proses pencairan asuransi akan lebih cepat jika Okto terlebih dahulu menyetorkan sejumlah uang. Karena terbuai dengan janji manis tersebut, Okto akhirnya mengirimkan sejumlah uang secara bertahap. Namun, setelah beberapa kali transfer dengan total mencapai Rp 30 juta, Okto mulai curiga. Ia kemudian mendatangi kembali booth penjualan kompor listrik di mal tersebut pada tanggal 27 Mei, tetapi mendapati bahwa penjualnya sudah tidak ada di lokasi.
Menyadari dirinya telah menjadi korban penipuan, Okto melaporkan kejadian ini ke Polsek Natar. Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa terdapat beberapa korban lain yang mengalami modus penipuan serupa di lokasi dan dengan kronologi yang hampir sama. Kerugian yang dialami para korban bervariasi, mulai dari Rp 5 juta hingga belasan juta rupiah.
Kapolsek Natar, AKP Setio Budi Howo, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya menyatakan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kasus dugaan penipuan ini dan menangkap pelaku.
Kasus yang menimpa Okto ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap tawaran hadiah atau doorprize yang mencurigakan. Verifikasi informasi secara cermat dan jangan mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan besar yang tidak masuk akal.