Pemkot Depok Tegaskan Tidak Ada Pelarangan Skateboard di Depok Open Space, Tindak Kekerasan Dikecam Keras

Aksi kekerasan yang menimpa seorang pelajar SMP di Depok Open Space (DOS) baru-baru ini memicu reaksi keras dari Pemerintah Kota Depok. Wakil Walikota Depok, Chandra Rahmansyah, dengan tegas menyatakan bahwa tidak ada larangan bermain skateboard di area publik tersebut. Pernyataan ini sekaligus menjadi jawaban atas insiden penendangan yang dilakukan seorang pria terhadap seorang pelajar yang bermain skateboard di DOS.

Menurut Chandra, Depok Open Space adalah ruang publik yang diperuntukkan bagi seluruh warga, tanpa terkecuali. Tidak ada aturan khusus yang melarang kegiatan bermain skateboard di area tersebut. Senada dengan pernyataan Wakil Walikota, Setda Umum yang juga merupakan kepala penanggung jawab Depok Open Space (DOS), Haris, menegaskan bahwa DOS terbuka untuk berbagai kegiatan sosial, seni, dan budaya, termasuk bermain skateboard. Ia menambahkan, meskipun Alun-alun Kota Depok memiliki area khusus untuk bermain skateboard, tidak ada larangan bagi warga untuk bermain skateboard di DOS.

Fokus pada Penindakan Kekerasan

Lebih lanjut, Chandra Rahmansyah menekankan bahwa Pemkot Depok tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan, terutama terhadap anak di bawah umur. Ia menyayangkan tindakan penendangan yang dilakukan oleh seorang pria terhadap pelajar SMP di DOS. Menurutnya, korban bahkan telah meminta maaf setelah skateboard-nya tidak sengaja mengenai pria tersebut. Pemkot Depok berjanji akan mencari pria yang melakukan penendangan tersebut dan menyerahkannya kepada pihak berwajib untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Koordinasi dan Solusi

Saat ini, Pemkot Depok tengah berkoordinasi untuk mencari solusi terbaik agar kejadian serupa tidak terulang kembali di area DOS. Meskipun diakui bahwa lokasi kejadian tidak memiliki fasilitas khusus untuk bermain skateboard, pemerintah kota berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga, termasuk para pemain skateboard. Pemkot Depok juga akan memfasilitasi korban untuk melapor ke KPAI dan dinas terkait untuk mendapatkan pendampingan dan bantuan hukum.

Video Viral dan Reaksi Masyarakat

Insiden penendangan ini sebelumnya viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat seorang pelajar sedang bermain skateboard. Ketika skateboard tersebut tidak sengaja mengenai seorang pria yang sedang duduk, pria tersebut langsung menendang pelajar tersebut. Video ini menuai kecaman dari warganet yang menilai tindakan pria tersebut tidak pantas dan berlebihan.

Berikut poin penting dari berita ini:

  • Tidak ada larangan bermain skateboard di Depok Open Space (DOS).
  • Pemkot Depok mengecam keras aksi kekerasan terhadap pelajar SMP di DOS.
  • Pemkot Depok akan mencari pelaku penendangan dan menyerahkannya kepada pihak berwajib.
  • Pemkot Depok akan berkoordinasi untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
  • Pemkot Depok akan memfasilitasi korban untuk melapor ke KPAI dan dinas terkait.

Daftar area bermain Skateboard:

  • Alun-alun Kota Depok memiliki area khusus permainan skateboard.
  • Depok Open Space (DOS) bisa digunakan untuk seluruh warga baik kegiatan sosial sampai seni budaya. Untuk permainan skateboard memang tidak ada larangan.