Pembunuhan Sadis Pengusaha Sembako di Bekasi, Pelaku Bawa Kabur Uang Tunai Puluhan Juta

Kasus pembunuhan menggemparkan terjadi di sebuah toko sembako di kawasan Pondok Gede, Kota Bekasi. Alex Lius Setiawan (64), pemilik toko tersebut, ditemukan tewas dengan dugaan kuat menjadi korban pembunuhan oleh pegawainya sendiri yang bernama Andreas.

Menurut keterangan pihak kepolisian, usai melakukan aksi kejinya, pelaku melarikan diri dengan membawa kabur uang tunai milik korban yang jumlahnya mencapai puluhan juta rupiah. "Pelaku berhasil membawa kabur uang lebih dari lima puluh juta rupiah yang disimpan di meja kasir dan kamar korban," ungkap Kompol Adam Pramana dari Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Pelarian Andreas tidak berlangsung lama. Setelah melakukan pembunuhan, pelaku sempat mengajak serta istri dan anaknya. Mereka kemudian bersembunyi sementara di sebuah hotel di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, sebelum merencanakan pelarian lebih jauh ke Batam. "Pelaku sengaja memilih hotel di Tangerang agar lebih dekat dengan bandara, dengan tujuan melarikan diri ke Batam," jelas Kompol Adam.

Namun, gerak-gerik Andreas terendus oleh tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Pada hari Minggu dini hari, (1/6), tim berhasil meringkus pelaku di tempat persembunyiannya. Penangkapan ini dilakukan tidak lama setelah jasad korban ditemukan pada hari Sabtu (31/5).

Detik-detik Penangkapan

Sebuah video amatir yang beredar menunjukkan bagaimana tim penyidik Subdit Resmob Polda Metro Jaya menggerebek kamar hotel tempat pelaku bersembunyi. Dalam video tersebut, terlihat penyidik melakukan interogasi terhadap Andreas.

Pada awalnya, pelaku sempat mengelak dan mencoba menyangkal perbuatannya. Namun, setelah dicecar pertanyaan oleh penyidik, Andreas akhirnya mengakui telah melakukan kekerasan terhadap korban.

  • "Kamu apain dia (korban)?," tanya penyidik.
  • "Nggak diapa-apain, cuma ditekan," jawab Andreas.
  • "Terus sampai mati?," timpal penyidik.
  • "Nggak, cuma pakai dus," aku Andreas.

Setelah mengakui perbuatannya, pelaku kemudian menunjukkan barang bukti yang disembunyikan di dalam kamar hotel. Barang bukti tersebut termasuk sejumlah uang tunai yang diduga merupakan hasil curian dari korban.

Kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian untuk mengungkap motif sebenarnya dari pembunuhan sadis ini dan memastikan semua pihak yang terlibat dapat dipertanggungjawabkan atas perbuatan mereka.