Pemkot Surabaya Intensifkan Pendidikan Parenting untuk Atasi Kenakalan Remaja
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya menekan angka kenakalan remaja melalui berbagai program pendidikan yang menyasar orang tua. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menekankan pentingnya peran orang tua dalam membentuk karakter anak dan mencegah perilaku menyimpang.
Eri menjelaskan bahwa program Sekolah Kebangsaan yang telah berjalan sejak 2022, yang bertujuan untuk memberikan pembinaan kepada anak-anak bermasalah, menunjukkan hasil yang signifikan. Program ini memberikan pelatihan intensif selama 10 hari di Lanudal Juanda, Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut. Namun, evaluasi menunjukkan bahwa dampak positif program tersebut tidak bertahan lama jika tidak diimbangi dengan perhatian dan kasih sayang yang cukup dari orang tua.
"Setelah pulang dari Sekolah Kebangsaan, anak-anak menunjukkan perubahan perilaku yang luar biasa, terutama dalam hal cinta dan hormat kepada orang tua. Tetapi, setelah beberapa bulan, perilaku negatif tersebut cenderung muncul kembali," ujar Eri.
Faktor ekonomi menjadi salah satu kendala utama. Banyak orang tua yang bekerja sebagai buruh atau pekerja dengan jam kerja panjang, sehingga memiliki keterbatasan waktu untuk berinteraksi dan memberikan perhatian yang cukup kepada anak-anak mereka. Kondisi ini mendorong Pemkot Surabaya untuk mencari solusi yang lebih komprehensif.
Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, Pemkot Surabaya mendirikan Rumah Ilmu Arek Suroboyo, sebuah asrama yang memberikan pendidikan moral, agama, dan kedisiplinan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu. Saat ini, Rumah Ilmu menampung 165 anak dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMP hingga perguruan tinggi. Program ini juga melibatkan peran serta orang tua asuh, yang berasal dari kalangan pengusaha di Surabaya, untuk memberikan pendampingan dan dukungan.
"Semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang menjadi ciri khas Kota Surabaya tercermin dalam program ini. Para pengusaha turut serta membantu anak-anak yang membutuhkan, menunjukkan bahwa Surabaya memiliki semangat pahlawan 10 November yang kuat," kata Eri.
Selain itu, Pemkot Surabaya juga menggencarkan program Sekolah Orang Tua Hebat yang telah dimulai sejak 2023. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya parenting yang efektif. Para pengajar dalam program ini berasal dari berbagai instansi di lingkungan Pemkot Surabaya, termasuk Wali Kota Eri Cahyadi yang turut turun langsung memberikan materi.
"Peran ayah sangat penting dalam pembentukan karakter anak. Bagi anak perempuan, ayah adalah cinta pertama mereka. Kedekatan dengan ayah akan melindungi mereka dari pengaruh negatif. Sementara bagi anak laki-laki, ayah menjadi teladan dalam hal tanggung jawab dan kerja sama dalam keluarga," jelas Eri.
Sekolah Orang Tua Hebat diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran orang tua bahwa perilaku anak sangat dipengaruhi oleh pola asuh yang diterapkan. Kenakalan anak seringkali merupakan bentuk ekspresi kebingungan dalam mencari jati diri dan kebutuhan akan kasih sayang.
Eri Cahyadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat dan jajaran Pemkot Surabaya yang telah berkontribusi dalam mewujudkan program-program tersebut. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan kota sangat bergantung pada sinergi dan partisipasi aktif dari seluruh pihak.
- Sekolah Kebangsaan memberikan pelatihan intensif selama 10 hari di Lanudal Juanda
- Rumah Ilmu Arek Suroboyo memberikan pendidikan moral, agama, dan kedisiplinan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu
- Sekolah Orang Tua Hebat bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya parenting yang efektif