Kimberly Ryder Ungkap Kejanggalan Hubungan Pasca-Cerai dengan Edward Akbar

Aktris Kimberly Ryder baru-baru ini mengungkapkan perasaannya mengenai hubungannya dengan mantan suaminya, Edward Akbar, setelah perceraian mereka. Dalam sebuah wawancara di acara Spill DD Tea Trans TV, Kimberly secara terbuka menceritakan dinamika yang terjadi di antara mereka pasca-perpisahan, yang menurutnya semakin terasa 'aneh'.

Kimberly menjelaskan bahwa setelah resmi bercerai, ia sempat menawarkan Edward keleluasaan untuk bertemu anak-anak mereka kapan saja. Namun, ia menyayangkan bahwa tawaran tersebut tidak diindahkan. "Sampai sekarang pun belum datang (untuk bertemu anak)," ungkapnya, menunjukkan kekecewaannya atas kurangnya inisiatif dari pihak mantan suami untuk menjalin kedekatan dengan buah hati mereka.

Lebih lanjut, bintang film Perahu Kertas ini mengaku telah berusaha untuk menjaga hubungan baik dengan Edward setelah perceraian. Meskipun demikian, ia merasa usahanya tidak berbalas. "Aku mencoba supaya semua baik-baik saja, cuma lama-kelamaan trust-nya hilang karena trust hilang aku ada rules, gak boleh bawa orang lain, pas weekend, tapi gue terbuka kok," jelasnya, menyinggung tentang hilangnya kepercayaan dan aturan-aturan yang ia terapkan demi menjaga hubungan yang sehat.

Kimberly bahkan mengklaim bahwa Edward justru menyulitkan hidupnya setelah perceraian. Ia juga mengungkapkan bahwa akun Instagramnya diblokir oleh mantan suaminya. "Makin aneh ya relationship kita. Dia makin aneh. Lo bikin hidup gue ribet setelah perpisahan tuh," ujarnya, menggambarkan betapa rumitnya situasi yang ia hadapi.

Di akhir pernyataannya, Kimberly menyampaikan pesan kepada Edward Akbar. Ia menekankan pentingnya menjaga hubungan baik demi anak-anak, meskipun keduanya telah berpisah. "Kalau pisah masih punya anak, masih harus ada hubungan baik. Kalau gak ada baru deh beda cerita. Ini kita harus rispeklah sama anak-anak," tegasnya, mengingatkan akan tanggung jawab mereka sebagai orang tua. Perceraian Kimberly dan Edward Akbar terjadi setelah kurang lebih lima tahun membina rumah tangga.