Korban Penembakan KKB di Wamena, Bripka Marsidon Debataraja, Diterbangkan ke Jakarta untuk Perawatan Intensif

Bripka Marsidon Debataraja, anggota Satlantas Polres Jayawijaya yang menjadi korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di kawasan RSUD Wamena, kini mendapatkan penanganan medis lanjutan di Rumah Sakit Bhayangkara Kramat Jati, Jakarta. Pemindahan Bripka Marsidon dilakukan pada hari Minggu, 1 Juni 2025, setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif di Jayapura. Kondisi Bripka Marsidon dilaporkan stabil saat proses pemindahan.

Brigjen Pol Faizal Ramadhani, Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, menjelaskan bahwa keputusan untuk merujuk Bripka Marsidon ke Jakarta diambil untuk memastikan korban mendapatkan penanganan medis yang lebih komprehensif. “Setelah mendapatkan perawatan awal di RS Bhayangkara Jayapura, kami memutuskan untuk merujuk Bripka Marsidon ke RS Bhayangkara Jakarta agar mendapatkan penanganan medis lebih lanjut dari tim dokter spesialis,” ujarnya.

AKBP dr. Rommy Sebastian, Kepala RS Bhayangkara Jayapura, menambahkan bahwa tim medis telah memberikan penanganan awal sesuai dengan prosedur standar. “Kami telah melakukan stabilisasi kondisi pasien dan memastikan ia siap untuk perjalanan jauh. Proses pemulihan selanjutnya akan sangat bergantung pada hasil operasi dan tindakan medis yang akan dilakukan di Jakarta,” kata dr. Rommy.

Selama proses pemindahan, Bripka Marsidon didampingi oleh tim medis dari RS Bhayangkara Polda Papua di Jayapura. Pihak kepolisian mengharapkan dukungan doa dari masyarakat agar Bripka Marsidon dapat segera pulih dan kembali bertugas.

Insiden penembakan yang dialami Bripka Marsidon terjadi di depan IGD RSUD Wamena, Jalan Trikora, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan pada Rabu, 28 Mei 2025, sekitar pukul 19.00 WIT. Peristiwa ini menambah daftar panjang aksi kekerasan yang dilakukan oleh KKB di wilayah Papua.

Kombes Pol Jan Makatita, Kabid Humas Polda Papua, telah mengonfirmasi insiden penembakan tersebut. Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penembakan dan meningkatkan keamanan di wilayah Wamena.